Seni Barongan dari SMK Muhamadiyah Rembang Padukan Tiga Kebudayan Lokal

Seni Barongan dari SMK Muhamadiyah Rembang Padukan Tiga Kebudayan Lokal
Pertunjukan barongan. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Di tengah arus modernisasi, sejumlah murid SMK Muhamadiyah Rembang tetap melestarikan budaya lokal.

Inibaru.id – Melestarikan budaya daerah di tengah derasnya arus modernisasi memang butuh usaha yang ekstra ya, Millens. Selain melawan arus modernisasi, hal besar yang harus dihadapi adalah minat millenials sebagai pelestari budaya itu.

Murid-murid SMK Muhamadiyah Rembang membuktikan kalau melestarikan budaya daerah nggak sesulit kelihatannya nih. Mereka tergabung dalam grup kesenian barongan, salah satu budaya lokal yang menjadi kekayaan bersama bangsa Indonesia.

Sejak 2017, SMK Muhamadiyah Rembang membentuk grup kesenian barongan sebagai salah satu bidang ekstrakurikuler. Tujuannya tentu untuk mengajak siswa terlibat dalam upaya pelestarian kebudayaan lokal itu.

Barongan ala SMK Muhamadiyah Rembang beda lo dengan yang lain. Mereka memadukan seni barongan dengan tapak suci sebagai seni bela diri khas Muhamadiyah dan karawitan sebagai salah satu kesenian Jawa seperti ditulis suaramerdeka.com Jumat (28/9/2018).

Grup kesenian barongan dari SMK Muhamadiyah Rembang. (suaramerdeka.com)

Ketiga unsur kebudayaan lokal itu berpadu menjadi satu pertunjukan yang apik. Nggak heran kalau grup kesenian barongan di ramai peminatnya.

Oya, grup kesenian barongan dari SMK Muhamadiyah Rembang juga menerima undangan sebagai pengisi acara lo. Nggak ada patokan tarif, yang terpenting adalah media untuk berekspresi dan merawat kearifan lokal. Hm, keren kan?

Nggak hanya soal merawat budaya, seni barongan di SMK Muhamadiyah Rembang juga membawa manfaat lain nih.

“Keberadaan ekstrakurikuler di sekolah ternyata mampu menekan angka kenakalan siswa. Termasuk di dalamnya keberadaan seni barongan,” jelas Sunardi, salah seorang pembina seni barongan di SMK Muhamadiyah Rembang.

Wah, ternyata seni barongan membawa banyak manfaat nih. Kamu tertarik juga untuk mengikutinya, Millens? (IB10/E05)