Sederhana Tapi Bermakna, Pedagang Buah Bagikan Jus Gratis Selama Pandemi Corona

Sederhana Tapi Bermakna, Pedagang Buah Bagikan Jus Gratis Selama Pandemi Corona

Seorang wirausahawan buah secara tulus membagi-bagikan jus gratis setiap hari selama pandemi corona. Seperti apa kisahnya?

Inibaru.id - Sukbaturrohmah, gadis perantauan dari Purworejo ini tampak sibuk menuang jus jambu dari blender ke dalam gelas plastik. Semenjak pandemi corona mewabah, dia punya kegiatan sederhana namun penting untuk dilakukan saban sore, yakni bagi-bagi jus.

“Sudah semingguan ini saya bagi-bagi jus,” ujar Rohmah pada Kamis (9/4/2020). Dia bersama beberapa temannya memiliki usaha berjualan buah yang bernama "Rasa Buah Fresh"  di Jalan HOS Cokroaminto, Ungaran, Kabupaten Semarang.

Sukbaturrohmah saat menuang jus jambu. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Sukbaturrohmah saat menuang jus jambu. (Inibaru.id/ Audrian F)

Tiap hari, Rohmah membagikan sekitar 30 sampai 50 cup jus di sekeliling lapak buahnya. Sasarannya adalah driver ojek daring dan para pembeli buah. Selain itu,karena kebetulan tempat berjualannya berada persis di depan Terminal Sisemut Ungaran, dia juga membagi-bagikan jusnya di sana.

Rohmah nggak melakukan hal ini sendiri. Rekan-rekannya seperti Wina dan Irwan pun turut membantu membuat jus dan membagikannya. Kata dia, teman-temannya tersebut memang punya solidaritas tinggi.

Rohmah nggak sekadar memberikan jus. Dia sengaja memilih jus karena praktis dibuat dan tinggi nutrisi. Jus dianggap bisa memperkuat sistem imun tubuh di tengah pandemi corona.

“Kalau buah kan kadang orang malah nggak suka. Jadi saya buatkan jus,” jelasnya.

Rohmah membagikan jusnya kepada seorang warga yang kebetulan sedang melintas. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Rohmah membagikan jusnya kepada seorang warga yang kebetulan sedang melintas. (Inibaru.id/ Audrian F)

Rencananya, Rohmah akan terus membagi-bagikan jus tersebut sampai bulan Ramadan tiba. Selain jus, dia juga membagi-bagikan potongan buah kepada pengunjung atau siapa saja yang lewat di depan tempatnya berjualan.

Meski buah dagangannya dibagi-bagikan ke orang lain, Rohmah mengaku nggak merugi. Semenjak corona merajalela, omzet dagangan buahnya justru meningkat.

“Orang-orang mungkin memang lagi butuh gizi. Jadi ya Alhamdulillah,” pungkasnya.

Wina dan Irwan membagi jus ke driver ojek online. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Wina dan Irwan membagi jus ke driver ojek online. (Inibaru.id/ Audrian F)

Busari, salah seorang yang driver ojek daring yang menerima jus dari Rohmah berulang kali mengucapkan terima kasih. Dia mengaku senang menerima jus gratis karena bisa menghilangkan dahaga sekaligus membuatnya semakin sehat.

“Lumayan. Bisa nambah gizi,” ungkapnya.

Banyak orang yang mengalami paceklik saat pandemi corona seperti sekarang ini. Apa yang dilakukan Rohmah memang sederhana, namun tindakannya sangat berarti bagi orang lain.

Kita seharusnya bisa meniru apa yang dilakukan Rohmah dengan tetap saling menolong, ya Millens? (Audrian /E07)