Prihatin dengan Pembelajaran Daring, Khatim Laela Jadi Guru Kunjung di Lingkungannya

Prihatin dengan Pembelajaran Daring, Khatim Laela Jadi Guru Kunjung di Lingkungannya
Khatim saat menjadi guru kunjung di lingkungannya. (Khatim Laela)

Khatim Laela, mahasiswi UPGRIS menjalani hari-hari KKN-nya dengan menjadi guru kunjung di lingkungannya. Inisiatifnya ini muncul dari keprihatinannya melihat pembelajaran daring yang menyulitkan siswa dan orang tua.

Inibaru.id - Pandemi Covid-19 membuat instansi pendidikan mengalihkan pembelajaran melalui media daring. Beberapa daerah seperti Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan daerah di sekitarnya belum diperbolehkan untuk menggelar pembelajaran luring.

Meski pembelajaran daring telah disesuaikan dengan kondisi daerah serta kebutuhan siswa, hal ini rupanya masih menyulitkan siswa dan membebani orang tua.

Hal inilah yang menggugah Khatim Laela, seorang mahasiswi Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), menjadi guru kunjung untuk anak-anak SD yang berada di sekitar tempat tinggalnya. Kegiatan ini dilakannya pada masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik Upgris yang kini tengah dia jalani.

Ilustrasi belajar daring. (Republika)
Ilustrasi belajar daring. (Republika)

Khatim memulai kegiatannya menjadi guru kunjung pada 19 Agustus lalu dengan sasaran siswa SDN  Rimbukidul 1.  Pengabdian  ini masih dia lakukan hingga saat ini.

Mula-mula, mahasiswi tingkat akhir ini membagi siswa SD  menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok tersebut diminta menentukan rumah salah satu siswa yang akan diminta menjadi lokasi belajar. Setelah itu, Khatim bakal menyampaikan materi sesuai arahan dari guru pengampu di sekolah.

"Saya melakukan kegiatan guru kunjung dengan mengunjungi setiap kelompok yang sudah dibentuk sebelumnya di salah satu rumah siswa. Dengan begitu siswa tidak perlu pergi jauh ke sekolah untuk mendapatkan pelajaran,” ungkap Khatim.

Khatim juga mengajak mereka menerapkan pola hidup sehat. (Dokter Sehat)
Khatim juga mengajak mereka menerapkan pola hidup sehat. (Dokter Sehat)

Dalam kegiatan belajar mengajarnya, Khatim menekankan pembelajaran literasi dan numerasi.

"Untuk meningkatkan minat literasi di Indonesia, maka saya menekankan pada pembelajaran literasi dan numerasi. Anak-anak sangat antusias dengan hal itu, mereka sangat suka dengan belajar," terang Khatim.

Selain itu, Khatim juga menekankan pola hidup sehat untuk menghindari Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Saya juga mengedukasi mereka tentang pola hidup sehat untuk persiapan kehidupan normal baru," tambahnya.

Khatim mengaku kegiatan guru kunjung akan terus dilakukan untuk membantu siswa dan orang tua selama pandemi Covid-19. Dia berharap, siswa tidak tertinggal materi pelajaran dan orang tua tetap bisa fokus dalam bekerja.

Melihat antusias anak-anak dalam belajar, saya berharap kegiatan guru kunjung dapat terus berjalan sampai pandemi Covid-19 hilang. Anak-anak harus tetap menerima pelajaran tanpa harus membebani orang tua mereka," tutup Khatim.

Kalau pengalamanmu KKN selama pandemi apa nih, Millens? (IB27/E03)