Disma, Inspirasi dari Grobogan yang Bertabur Prestasi

Mengalami perundungan semsa sekolah membuat Disma semakin terpacu membuktikan diri bahwa dia berprestasi. Setelah melewati perjalanan panjang mengikuti beberapa kontes, namanya tercatat sebagai kontestan Puteri Indonesia 2016.

Disma, Inspirasi dari Grobogan yang Bertabur Prestasi
Disma Ajeng Rastiti, mewakili Jawa Tengah pada Puteri Indonesia 2016. (indonesianpageants.com)

Inibaru.id – Memang benar pepatah yang bilang, "Jangan melihat buku dari sampulnya". Nggak ada yang pernah menyangka seorang gadis asal Grobogan, Jawa Tengah, ini berhasil merangsek ke dalam perhelatan akbar Puteri Indonesia 2016 sebagai perwakilan dari Jawa Tengah. Disma Ajeng Rastiti namanya. Semasa kecil, gadis berambut lurus sering diolok-olok teman mainnya lantaran fisiknya yang kecil dan kulitnya yang gelap.

Namun, hal itu bukan halangan baginya. Dia terus mengejar mimpinya, yakni menjadi orang hebat. Pada 2011 Disma tercatat sebagai mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Semasa kuliah dia juga aktif dalam Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia. Pada masa itu pula gadis kelahiran 25 Desember 1992 itu mulai terjun ke dunia broadcasting.

Melansir Idntimes.com (31/10/2016), perempuan yang sedari kecil hobi menonton televisi ini memulai karir menjadi penyiar di TVRI pada 2013. Dia menjadi host acara talkshow selama satu tahun. Setelah tuntas dengan TVRI, pada 2014 Disma menjadi presenter RCTI regional Yogyakarta. Dia membawakan program Seputar Indonesia Pagi.

Disma menyadari bahwa kemampuannya harus terus digali. Dia pun mengikuti berbagai macam kontes mulai dari ajang Duta Wisata Jawa Tengah, lalu Duta Bahasa DIY. Pada ajang terakhir, Disma meraih 10 besar Duta Bahasa se-Indonesia pada 2014. Keren!

Disma Ajeng Rastiti. (Indonesianpageants.com)

Selepas dari Duta Bahasa, Disma mengikuti kompetisi Miss Earth Indonesia. Puncaknya, Disma mengikuti ajang bergengsi Puteri Indonesia pada 2015 dan 2016. Nah, pada 2016 dara berparas menawan tersebut mewakili Jawa Tengah untuk maju ke peringkat ke-15 besar nasional, seperti diberitakan Tribunnews.com (12/03/2017).

Nggak cuma cantik dan pintar, Disma juga memiliki jiwa sosial yang tinggi. Dia pernah menjadi bagian dari 1000 guru untuk Kelas Inspirasi. Dalam kegiatan itu, Disma mengajar anak-anak di sekolah dasar terpencil. Di sana Disma membagikan beragam pengalaman dan ilmu, seperti pengetahuan untuk menjadi penyiar dan beberapa ilmu lain untuk menambah wawasan anak-anak. Disma berbagi pengalaman hidupnya kepada anak-anak itu karena dulu dia juga merasakan hal yang sama seperti mereka.

“Tempat sekolahku kurang lebih sama seperti mereka. Jadi aku lebih mudah menceritakan ke mereka untuk berbagi pengalaman. Aku ingin jadi bukti nyata kalau orang dari sekolah terpencil juga bisa hidup lebih baik di masa depan,” tuturnya.

Wah, semoga semangat Disma bisa menjadi virus untuk kita semua ya, Millens. Selagi muda jangan pernah menyerah untuk menggapai cita-cita. Semangat! (IB13/E03)