Miliki Banyak Kandugan Bahan Aktif, Rahasia Jahe Merah Bagi Kesehatan Tubuh

Miliki Banyak Kandugan Bahan Aktif, Rahasia Jahe Merah Bagi Kesehatan Tubuh

Banyak ditemukan di Asia Tenggara termasuk Indonesia, jenis jahe yang satu ini kerap dijadikan obat tradisional, lo. Yuk simak manfaatnya!

Inibaru.id – Jahe merah atau Zingiber Officinale Var Rubrum adalah salah satu keluarga jahe-jahean yang mempunyai karakteristik berbeda dengan jahe lainnya. Ini karena kulitnya yang berwarna kemerahan dengan bagian dalam yang berwarna merah muda sampai kuning. Ukuran jahe merah juga terbilang lebih kecil dari jahe biasanya.

Meskipun lebih kecil, jahe merah memiliki rasa yang lebih pahit dan pedas dari jahe biasanya. Jahe merah mengandung gingerol, flavonoid, agen antibakteri, agen antiperadangan, dan lainnya. Kandungan bahan aktif yang banyak inilah yang dapat memberi manfaat kesehatan untuk tubuh kita. Berikut adalah manfaat dari jahe merah.

Jahe merah tetap banyak dicari walaupun harganya jauh lebih mahal dibandingkan jahe emprit dan jahe gajah. (Hipwee)
Jahe merah tetap banyak dicari walaupun harganya jauh lebih mahal dibandingkan jahe emprit dan jahe gajah. (Hipwee)

1.      Mencegah Masalah Pencernaan

Agen antibakteri yang ada dalam jahe merah dapat melawan bakteri jahat, seperti Escherichia coli, Salmonella enteriditis, dan  Staphylococcusaureus. Ekstrak minyak jahe merah dapat melindungi sistem pencernaan dari bakteri, sehingga dapat mencegah masalah pencernaan seperti sakit perut. Bahkan, jahe merah juga bisa digunakan sebagai pengawet alami dan dapat mencegah dari keracunan makanan akibat bakteri, lo. Nggak hanya itu, sensasi hangat yang diberikan jahe merah dapat menenangkan pencernaan bahkan mengatasi flu dan pilek.

2.      Membantu Mengatasi Radang Otot

Jahe merah mengandung oleoresin sebagai antiperadangan yang lebih tinggi dari jahe lainnya. Oleoresin ini dapat melawan peradangan akut maupun kronis. Komponen aktif dalam jahe seperti gingerol, gingerdione, dan zingeron dapat menghambat enzim siklooksigenase dan lipoksigenase. Karena itulah jahe merah dapat menurunkan leukotrien dan prostaglandin sebagai pemicu peradangan. Ini terbukti dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada atlet sepak takraw. Penelitian ini membuktikan bahwa pemberian ekstrak jahe selama 10 hari dapat mengurangi nyeri otot pada atlet sepak takraw. Penelitian lain yang diterbitkan oleh American College of Rheumatology juga membuktikan bahwa ekstrak jahe dapat membantu mengurangi gejala osteoarthritis, seperti nyeri otot.

Jahe merah juga bisa <i>Millens</i> nikmati sebagai wedang jahe, lo. (Pelantar)
Jahe merah juga bisa Millens nikmati sebagai wedang jahe, lo. (Pelantar)

3.      Membantu Meningkatkan Kesuburan Pria

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa pemberian ekstrak jahe yang dikombinasikan dengan mineral seng pada tikus albino jantan dapat meningkatkan hormon testosteron, jumlah sperma, dan kualitas sperma pada tikus. Hal ini dapat meningkatkan fungsi testis pada tikus. Ini karena jahe merah mengandung antioksidan dan memiliki aktivitas androgenik. Jadi nggak salah kalau dalam beberapa penelitian ditemukan bahwa jahe merah dapat meningkatkan jumlah hormon testosteron sehingga dapat meningkatkan kesuburan pria.

Wah meskipun berukuran kecil, ternyata rempah yang satu ini banyak khasiatnya juga ya Millens. (MG27)