Livi Zheng Jadi Kepala Juri Southeast Asia Prix Jeunesse

Livi Zheng, selain sebagai sutradara Indonesia yang mampu menembus Hollywood, dia sosok inspiratif bagi anak-anak. Jadi kepala juri di ajang Southeast Asia Prix Jeunesse bukti kualitas dirinya.

Livi Zheng Jadi Kepala Juri Southeast Asia Prix Jeunesse
Sutradara Livi Zheng. (ANTARA News/Handout

Inibaru.id -  Sutradara Indonesia, Livi Zheng, didaulat menjadi kepala juri divisi Professional Fiction Category dalam ajang penghargaan siaran televisi untuk anak dan remaja tingkat Asia Tenggara, Southeast Asia Prix Jeunesse, yang berlangsung 27-29 November di Manila, Filipina.

"Ini adalah pengalaman dan sebuah kebanggaan bisa mewakili Indonesia sebagai juri di ajang kompetisi perfilman internasional," ujar Livi Zheng ketika dikonfirmasi surel dari Surabaya, sebagaimana dilansir Antaranews (25/11/2017).

Livi, yang bulan lalu menjadi moderator Asian World Film Festival di Amerika Serikat, mengatakan membawa nama Indonesia di ajang internasional merupakan kebanggaan luar biasa dan dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu.  Asian World Film Festival adalah sebuah festival film yang sangat bergengsi karena festival ini hanya menayangkan film-film yang sudah terpilih untuk mewakili negara masing-masing di ajang Oscar kategori Foreign Language Film atau film-film yang sudah secara resmi bersaing di Golden Globes.

Baca juga:
Sukses di Hollywood, Livi Zheng Tetap WNI
Griselda Sastrawinata WNI Pertama yang Tembus Disney

Ketua Komite Nasional Southeast Asia Prix Jeunesse Jonathan S. Tlau menyebut Livi sebagai sosok inspiratif yang bisa diteladani anak-anak zaman sekarang.

"Livi seorang filmmaker dan pembicara yang sukses secara internasional dan sudah merantau sejak umur 15 tahun," katanya, "Livi juga senang berbagi ilmu, ia telah mengajar banyak sekolah SD, SMP, SMA dan beberapa puluh universitas."

Livi Zheng yang lahir di Blitar, Jawa Timur, 3 April 1989 adalah seorang produser, sutradara, penulis latar, aktris, dan pemeran pengganti Indonesia. Dia memulai kariernya sebagai pemeran pengganti pada usia 15 tahun dan mampu menembus Hollywood. Sejak menyutradarai Brush with Danger (2014), dia sedang menyelesaikan pengambilan gambar film thriller aksi lainnya yang dibintangi oleh Tony Todd, John Savage, Ken Zheng, Keith David, Madeline Zima dan Sean Patrick Flannery.

Dalam Southeast Asia Prix Jeunesse itu Livi juga akan hadir dalam lokakarya bagi anak-anak di Manila, dan menayangkan karyanya untuk mewakili delegasi Indonesia di "Cultural Night".

Baca juga:
Mahasiswa Unwahas Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di IYLA 2017
Dengan Kuda, Ridwan Mendongkrak Minat Baca Warga

Seperti dikutip dari lifestyle.bisnis.com (24/11/2017), The Prix Jeunesse Foundation didirikan di Munich, Jerman, pada tahun 1964 dengan tujuan untuk mempromosikan kualitas pertelevisian bagi anak dan remaja di seluruh belahan dunia.

The Prix Jeunesse Foundation ingin mengutamakan program televisi yang memberikan kesempatan kepada anak dan remaja untuk melihat, mendengar, serta mengekspresikan diri maupun budaya mereka, serta meningkatkan kesadaran dan penghargaan mereka kepada kebudayaan lainnya. (EBC/SA)