Lestari Moerdijat Fasilitasi Penyandang Disabilitas di Kudus Peroleh SIM D 

Lestari Moerdijat Fasilitasi Penyandang Disabilitas di Kudus Peroleh SIM D 
Lestari Moerdijat berfoto bersama dalam program bantuan pembuatan SIM D di Kudus, Sabtu (28/12). (Dok. Sahabat Lestari)

Sebanyak 23 penyandang disabilitas Kudus dibantu memperoleh SIM D oleh Lestari Moerdijat. Sebelumnya, para penyandang disabilitas ini telah mengikuti tes yang dilaksanakan oleh Polres Kudus.

Inibaru.id - Penyandang disabilitas tentu berhak mendapatkan hak yang sama sebagai warga negara. Termasuk dalam hal memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Itulah mengapa Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat merancang dan melaksanakan program bantuan pembuatan SIM D gratis.

Wanita yang lebih akrab disapa dengan “Mbak Rerie” tersebut menyerahkan langsung SIM khusus penyandang disabilitas tersebut di  depan Hypermart Kudus, Sabtu (28/12). Sebanyak 23 penyandang disabilitas menerima SIM D. Sebelumnya mereka telah mengikuti tes yang diselenggarakan oleh Polres Kudus, Millens.

“Salah satu program Reses Rerie (panggilan akrab Lestari Moerdijat-red), adalah memfasilitasi pembuatan SIM D. Ada 23 penyandang yang mengikuti,” ujar Nurul Fauzi, Koordinator Sahabat Lestari.

Lestari Moerdijat menyerahkan SIM D gratis kepada perwakilan penyandang disabilitas Kudus. (Doc. Sahabat Lestari)<br>
Lestari Moerdijat menyerahkan SIM D gratis kepada perwakilan penyandang disabilitas Kudus. (Doc. Sahabat Lestari)

Nggak cuma penyerahan saja, Rerie juga berpesan kepada penyandang disabilitas agar ikut mengkampanyekan tertib lalu lintas. Dengan ketaatan itu diharapkan bisa menjamin keselamatan untuk diri sendiri maupun orang lain.

Program SIM D yang dilakukan oleh Lestari Moerdijat ini mendapat tanggapan positif dari Ketua Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) Rismawan Yulianto. Dia berkata meskipun sempat kesulitan, namun dengan mempunyai SIM ini merupakan hal penting bagi penyandang disabilitas.

“Awalnya mereka sempat kesulitas test drive. Namun mereka juga  harus menaati peraturan hukum dan tata tertib lalu lintas. Mengingat mereka mengendarai kendaraan setiap hari untuk bekerja,” ujarnya.

Semoga program seperti ini terus berlanjut ya, Millens. (IB28/E05)