Laksita Pradnya Paramita, Populerkan Kaus Kaki Berkualitas nan Unik

Laksita Pradnya Paramita, Populerkan Kaus Kaki Berkualitas nan Unik
Laksita Pradnya Paramita. (Diaryhijaber.com)

Kalau suka kaus kaki bermotif lucu dan unik, coba berkenalan dengan salah seorang sosok di baliknya, yuk!

Inibaru.id – Ayo, angkat tanganmu kalau kamu gampang naksir kaos kaki yang lucu-lucu! Ha-ha. Kaus kaki memang bisa menjadi koleksi favorit sejumlah orang. Apalagi, banyak kaus kaki yang memiliki motif unik. Ehm, coba yuk berkenalan dengan salah seorang entrepreneur kaus kaki!

Laksita Pradnya Paramita adalah sosok di balik bisnis kaos kaki yang diberi nama Voria Socks. Perempuan yang akrab disapa Sita ini menuturkan, dia memilih kaos kaki lantaran melihat peluang.

“Pasar Indonesia, khususnya remaja butuh sesuatu yang baru. Mereka jenuh dengan kaus kaki yang polos, tidak bagus untuk fesyen, dan identik dengan murah,” ujarnya.

Yang unik, Sita “menemukan” bisnis secara nggak sengaja. Mulanya, dia melihat kaus kaki yang berbahan bagus dan bermotif menarik saat berbelanja di Pasar Baru Bandung, Jawa Barat. Karena harganya sangat murah, Sita pun berpikir untuk menjual kaus kaki.

“Saya tidak tega kok kaus kaki bagus gini dijual Rp 10 ribu tiga. Ternyata itu barang sisa ekspor. Dari sana saya terpikir kenapa tidak jual saja sendiri,” ceritanya, seperti ditulis youngster.id (4/1/2016).

Sita pun berkolaborasi dengan produsen kaus kaki lokal untuk memproduksi kaus kaki dengan desain khusus. Dia juga menyematkan nama brand-nya pada kaus kaki tersebut. Voria Socks pernah memiliki desain musisi terkenal seperti John Lenon, desain buah-buahan, desain hewan, dan lain-lain.

Voria Socks dibanderol dengan harga mulai Rp35 ribu. Dengan kualitas oke dan desain unik, harga itu worth-it banget, kan?

Berliku-Liku

Sita memperlihatkan produknya. (kumparan.com)

Perlu kamu tahu, tujuan awal Sita berbisnis adalah merespons hinaan yang pernah dilontarkan teman-temannya kala SMA. Dulu, Sita menjadi bahan ejekan lantaran hasil IQ-nya di bawah rata-rata.

“Saya ditertawakan satu kelas. Sampai ada satu teman saya bilang, mana bisa Laksita sukses, IQ-nya ajah kecil,” tuturnya.

Ejekan itu justru mendorong semangatnya. Sita berupaya menunjukkan kalau dia bisa sukses. Sita pun mencoba beragam bisnis sebelum fokus pada Voria Socks. Dia pernah menjual baju yang diambil dari Tanah Abang dan menjajal bisnis kuliner. Tetapi, bisnis-bisnis itu nggak bertahan lama.

Demi memperkuat kemampuan bisnisnya, Sita pun mengenyam pendidikan di Young Entrepreneur Academy (YEA). Dia ingin belajar langsung di lapangan pada orang-orang yang berkutat pada bisnis.

“Saya memutuskan untuk keluar dari zona aman, dan tidak kuliah di tempat yang hanya menghasilkan gelar.”

Kini, bisnis yang didirikan sejak Februari 2014 ini sudah semakin tumbuh dan berkembang. Voria Shocks bahkan sudah sampai ke negara-negara lain seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Australia.

Wah, kisah yang menarik, ya! Benar-benar menginspirasi, nih, Millens. (IB08/E05)