Secuil Kisah dari Randy, Pemain Profesional Gim Dota 2 Asal Semarang

Secuil Kisah dari Randy, Pemain Profesional Gim Dota 2 Asal Semarang
Randy M Sapoetra, salah seorang pemain gim DoTA 2 profesional. (Instagram/Randy M Sapoetra)

Berawal dari hobi, Randy bisa menjuarai berbagai perlombaan gim daring berskala Asia Pasifik. Berikut kisahnya!

Inibaru.id - Semakin hari, gim daring semakin berkembang baik dari segi jenis permainannya maupun aksesibilitasnya. Saat ini, banyak gim yang menuntut kecepatan dan kemampuan mengatur strategi dari para pemain. Hal itulah yang membuat sejumlah gim daring dikategorikan sebagai salah satu cabang olahraga yang dinamakan e-sport (olahraga elektronik).

Sama dengan cabang olahraga lain, cabang e-sport pun punya atlet tersendiri. Mereka adalah orang-orang yang sudah mahir bermain suatu gim daring atau bisa disebut pemain profesional.

Randy M Sapoetra adalah salah seorang di antaranya. Laki-laki asal Semarang itu menjadi pemain profesional gim Dota 2 (Defense of the Ancients 2). Randy telah menggeluti dunia gim sejak kecil. Bermula dari hobi, Randy lantas terus mengasah kemampuannya bermain gim hingga membawanya menjadi anggota tim profesional BOOM.ID, salah satu tim e-sport yang berbasis di Jakarta.

“Setelah selesai sekolah saya memutuskan bermain profesional, karena passion saya di gim itu, karena saya bisa have fun and do what I love while making money of it,” ujar Rendy yang memiliki nickname Dreamocel ini.

Randy dan tim pemain gim profesional BOOM.ID saat menjadi juara dua APAC Predator. (Instagram/Randy M Sapoetra)

Selama dua tahun menjadi pemain profesional gim Dota 2, Randy telah menjuarai pelbagai jenis turnamen skala nasional. Pada Januari tahun ini, tim Rendy telah meraih juara dua APAC Predator. Selain itu, tim Randy juga menduduki first place IGC 2017 dan IGC 2018, Rog Master 2017, IPGL 2017 dan masih banyak lagi.

“Saya memperlakukan setiap turnamen itu sama, besar atau kecil, jadi nggak ada persiapan khusus. Paling kalau latihan setiap hari 8-10 jam aja,” jelas pria berusia 20 tahun ini.

Randy memilih menjadi pemain profesional gim daring karena terinspirasi salah seorang pemain profesional gim Dota 2 asal Ukraina yakni Danil Ishutin atau yang dikenal sebagai Dendi. Menurut Randy, Dendi adalah pemain yang menyenangkan dan sangat passionate dengan apa yang dikerjakan sehingga dia bisa menjadi atlet e-sport yang sangat dikagumi para penggemarnya. Hal itulah yang menggugah Randy menjadi gamer yang lebih baik.

I’ll play better than him. Nantinya, saya ingin mengikuti turnamen tingkat internasional dulu, try hard. Mungkin setelah terkumpul cukup uang saya bakal bikin bisnis sendiri,” terangnya.

Yap, melakukan hobi yang dibayar itu memang sangat menyenangkan ya, Millens. Semangat Randy, semoga impianmu tercapai supaya bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Hayo, siapa nih yang mau mengikuti jejak Randy? (Putri Rachmawati/E04)