Keren, Anak Muda Indonesia Kembali Catat Prestasi dalam Olimpiade Iptek

Para pelajar dari Jakarta unjuk kepintaran di dunia internasional dan menebarkan keharuman nama bangsa sebagai juara dalam Olimpiade Iptek tingkat dunia.

Keren, Anak Muda Indonesia Kembali Catat Prestasi dalam Olimpiade Iptek
Tim pelajar dari DKI Jakarta yang sabet juara ketiga dalam OIimpiade Iptek “The 2nd International Olympiad of Metropolises”. (Foto: Tribunnews.com)

Inibaru.id - Sekali lagi anak muda Tanah Air mengharumkan nama bangsa di dunia Internasional. Adalah tim pelajar dari DKI Jakarta yang berhasil menjadi juara ketiga dalam OIimpiade Iptek “The 2nd International Olympiad of Metropolises” yang diadakan pada 4-9 September 2017 di Ibukota Rusia, Moskwa.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri RI pada Minggu (10/9), Olimpiade Iptek ini diikuti sekitar 400 peserta dari 36 kota di dunia dan 26 negara yang berasal dari Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Eropa. Tim pelajar dari Jakarta ini merupakan satu-satunya dari Asia Tenggara yang berpartisipasi.

Baca: Cewek Ini Sukses Menjadi Guru Bahasa Inggris di Jepang Bermodal TOEFL 360

Tim yang terdiri atas delapan pelajar yang berasal dari SMAK 5 BPK Penabur, SMA Negeri 8 Jakarta, SMANU MH Thamrin, SMA Kolese Kanisius, dan SMA Santa Ursula ini berhasil merebut 2 perak dan 6 perunggu. Medali perak diraih oleh Jason Jovi Brata untuk kategori Fisika dan Rendi Wijaya untuk kategori Kimia. Sementara itu, medali perunggu direbut oleh Prawira Satya Dharma (kategori Fisika), Muhammad Ariqsyah Indra (kategori Kimia), Filbert Ferdinand dan Kristoforus Jason (kategori Matematika), dan Inigo Ramli dan Rania Rusty untuk kategori Informatika.

Berkat perolehan medali ini, tim pelajar DKI berhasil menduduki posisi ketiga bersama tim pelajar dari dua kota Kazakhtan (Almaty dan Astana), Baku (Azerbaijan), Budapest (Hungaria), Chengdu (Tiongkok), Istanbul (Turki), Leipzig (Jerman), Riga (Latvia), dan Zagreb (Kroasia). Sementara itu, posisi pertama diraih oleh tim dari Moskwa (Rusia), Hongkong, dan Shanghai (Tiongkok). Peringkat kedua didudki tim dari Belgrade (Serbia), Krakow (Polandia), Minsk (Belarusia), Sofia (Bulgaria), dan St. Petersburg (Rusia).

Baca juga: Gondol 14 Penghargaan Kompetisi Robotik di Taiwan, Indonesia Pertahankan Predikat Juara Umum

Saat bertemu dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia dan Republik Belarusia, M Wahid Supriyadi di Moskwa, ketua tim yang mendampingi para pelajar, Muhammad Husin menyebutkan bahwa para siswa ini telah mendapatkan pengalaman yang sangat berharga.

“Mereka dapat berpikir kritis seperti keberanian berdebat dengan juri saat moderasi karena nilai yang diberikan dianggap keliru. Selain itu, makna olimpiade sangat menarik, yaitu setiap peserta bukanlah musuh, tetapi teman pada masa depan,” tutur Husin seperti dikutip dari Antaranews (11/9).

Dubes Wahid pun sangat mengapresiasi keberhasilan tim pelajar DKI Jakarta. Menurut beliau, apa yang dilakukan para pelajar ini menjadi bagian dari diplomasi yang mengharumkan nama bangsa. (AW/SA)