Griselda Sastrawinata WNI Pertama yang Tembus Disney

Bergabung dengan Disney adalah impian yangjadi kenyataan. Tapi Griselda harus berjuang selama 10 tahun untuk bisa diterima perusahaan film animasi besar itu

Griselda Sastrawinata WNI Pertama yang Tembus Disney
Griselda Sastrawinata (Alan Pamungkas/Okezone)

Inibaru.id - Sekitar setahun lalu, tepatnya 25 November 2016, Disney merilis film animasi bertajuk Moana. Ketika itu perempuan ini termasuk salah seorang yang tak sabar menunggu perilisannya. Kenapa?

Ya, dialah Griselda Sastrawinata, salah seorang dari 800 Visual Development Artist dalam film tersebut.

“Film itu dikerjakan dalam lima tahun oleh 800 orang dari 25 negara, saya di sana berperan untuk proses pembuatan background, dan tapa illustration," ungkap Griselda saat preview film Moana di Jakarta, tahun lalu.
Tapa adalah kain yang terbuat dari kulit pohon murbei yang direndam di air dan dikeringkan, yang kemudian akan disambung satu sama lain.

Baca juga:
Kau Hafiz, Kau Makan Gratis di Sini
Sukses di Hollywood, Livi Zheng Tetap WNI

Ya, Griselda adalah orang Indonesia pertama yang berhasil terlibat dalam produksi Disney. Buat gadis tersebut, keterlibatannya dalam perusahaan film animasi terkenal itu sebagai impian yang jadi kenyataan.
Apa pasal? Dilansir dari duniagames.co.id (1/4/2017) sedari kecil Griselda sangat menyukai film-film animasi seperti Alladin, The Little Mermaid, Sleeping Beauty, dan Lady in Tramp. Saat kecil itulah dia mengimpikan bisa bekerja di Walt Disney.

Dia pun memburui impiannya itu. Wanita kelahiran Jakarta tahun 1982 ini, memutuskan pindah ke Amerika saat ia kelas 2 SMA, dan menamatkan SMA di sana. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya di Art Center College of Design di Pasadena, California, dan mendapat gelar Valedictorian.

Tapi perjuangannya tak mulus. Selama sembilan tahun dia melamar ke Walt Disney. Baru pada tahun kesepuluh dia diterima di departemen desain. Film Moana adalah karya pertamanya setelah ia bergabung dengan Walt Disney. Griselda begitu gembira ketika tahu bahwa sutradara Moana, Ron Clements dan John Musker adalah sutradara film favoritnya seperti Alladin, The Little Mermaid, The Princess and Frog, dan film lainnya.

Baca juga:
Kreasi Baru Mahasiswa ITB: Pesawat pun Bisa Dilipat
Inilah Lima Anak Muda Pengharum Bangsa

“Bekerja dengan Ron Clements dan John Musker merupakan impian yang menjadi kenyataan. Terkadang saya masih ingin mencubit diri sendiri,” Komentar Griz.

Sebelum bekerja di Disney, Griz (sapaan akrabnya) sempat bekerja di Integrated Device Technology Inc. sebagai visual development artist. Kemudian menjadi instruktur di universitas Art Center College of Design dari tahun 2008-2012. Ia juga pernah bekerja di DreamWorks Animation sebagai seorang visual development artist dan character designer.

“Kalau kita punya mimpi dan sangat menginginkan sesuatu, tetaplah konsisten. Pertama kali mencoba tidak selalu berhasil. Tidak apa-apa kecewa, tapi coba terus,” pesan Griz. (EBC/SA)