Puluhan Karya Santri Kota Semarang Mejeng dalam Festival Santri

Nggak cuma jago urusan agama, puluhan santri di Kota Semarang ini juga mahir hasilkan berbagai karya. Rerata produk yang dihasilkan merupakan produk seni. Seperti apa keseruannya?

Puluhan Karya Santri Kota Semarang Mejeng dalam Festival Santri
Pengunjung yang sedang menyaksikan pameran Festival Santri. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Inibaru.id - Peringatan Hari Santri Nasional ke-3 dirayakan dengan berbagai cara. Di Kota Semarang, berbagai agenda digelar selepas melaksanakan upacara Hari Santri. Salah satunya adalah Festival Santri Semarang Hebat yang diadakan di hall Balaikota Semarang, Selasa (22/10).

Menurut ketua panitia Festival Santri Semarang Hebat, Galang Irnanda, acara ini merupakan yang pertama kalinya digelar. “Di kota semarang baru perdana,” tutur Galang.

Berbagai karya santri dimamerkan dalam acara yang satu ini. Rerata yang ditampilkan merupakan karya seni berupa lukisan atau kaligrafi. Hal ini dibenarkan oleh Galang. Menurutnya, peserta menampilkan seni rupa berupa lukisan, vector, kaligrafi maupun gambar.

Seorang peserta sedang menyelesaikan karya seninya. (inibaru.id/ Zulfa Anisah)

“Yang ditampilkan karya karya islami. Kaligrafi, lukis, drawing desain juga ada,” tambahnya. Namun begitu, ada pula berbagai produk seperti fesyen, kuliner dan tanaman. Pengunjung pun bisa meminang produk yang dipamerkan lo.

Selain meningkatkan kreativitas, produk-produk ini juga memiliki nilai ekonomi. Nggak cuma di pameran, di pondok santri biasanya dilatih untuk menjadi wirausahawan dengan menghasilkan dan memasarkan produk.

Galang berharap, melalui pameran ini dapat menajadi ajang bagi santri untuk meningkatkan jiwa seni dan kreativitasnya.

Ngaji dan Belajar Teknologi

Sebanyak 35 santri yang masih berstatus pelajar hingga mahasiswa mengirimkan karyanya untuk turut ditampilkan. Salah satunya adalah Rizki Darmawan yang menampilkan robot arm karyanya bersama teman sekelasnya.

“Ini baru pertama kali yang diproduksi,” kata Rizki. Pelajar kelas 12 SMK ini nampak bersemangat berdemo di depan pengunjung.

Robot arm ciptaan Rizki dan teman-temannya. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Rizki berharap santri di sekolah dan pondoknya mampu mengembangkan karyanya tersebut. Rizki merupakan salah satu contoh pelajar dan juga santri asal SMK Ashabul Kahfi Kota Semarang yang juga menempuh pendidikan pesantren di lembaga yang sama.

“Belajar sekalian mondok. Ngaji dan belajar teknologi juga,” kata Rizki di akhir pembicaraan.

Rizki merupakan salah satu contoh santri dan juga pelajar yang mampu menghasilkan produk. Kini santri bukan hanya mahir dalam hal agama saja . Lewat gelar karya santri semacam ini, santri punya kesempatan unjuk gigi untuk memamerkan karya-karyanya.

Semoga kiprah santri mampu berkontribusi dalam segala aspek kehidupan ya. Selamat hari santri, Millens! (Zulfa Anisah/E05)