Ershad Mengubah Limbah Elektronik jadi Perhiasan Berkualitas Ekspor

Di tangan Ershad, limbah elektronik berubah menjadi produk perhiasan dan kerajinan bernilai tinggi. Bahkan produk-produk mantan pilot ini sudah merambah pasar internasional lo.

Ershad Mengubah Limbah Elektronik jadi Perhiasan Berkualitas Ekspor
Seorang karyawan sedang membuat produk dari limbah elektronik. (jatengprov.go.id)

Inibaru.id – Di tangan Ershad, limbah elektronik yang biasanya menjadi barang nggak berguna diubah menjadi perhiasaan berharga tinggi. Yap, pendiri UKM Zen Silver itu berhasil membawa pamor limbah elektronik menjadi lebih tinggi. Hasil karyanya bahkan sudah menembus pasar ekspor lo.

Ershad di tempat usahanya. (line.me)

UKM yang berada di Desa Mijen, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak itu mendapatkan bahan baku berupa limbah elektronik dari para pemulung. Setelah itu barulah limbah itu diolah menjadi perhiasan unik yang bernilai jual tinggi.

Menurut Ershad, dalam setiap limbah elektronik terdapat kandungan beragam bahan yang dapat diolah menjadi suatu kerajinan. Misalnya dalam bungkus kabel terdapat tembaga yang dapat diolah menjadi kerangka perhiasan.

Hasil kerajinan yang dihasilkan UKM Zen Silver antara lain perhiasan, logo instansi, kerajinan wayang logam, dan banyak lainnya. Aneka produk itu dijual dengan kisaran harga mulai Rp 80 ribu sampai Rp 3 juta.

Karyawan UKM Zen Silver. (satumandau.com)

Keindahan produksi Ershad ini juga menarik minat pasar internasional. Yap, beberapa negara seperti Brasil, Amerika Utara, Belanda, Perancis, dan Suriname secara rutin meminta produknya. Nggak cuma itu, perhiasan buatan Ershad pernah dipakai di ajang Miss Universe 2017. Keren ya!

Membuka Lapangan Pekerjaan

Melalui UKM Zen Silver, Ershad ikut mengurangi jumlah pengangguran yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Namun bukan hal mudah bagi Ershad untuk memulainya. Dia terlebih dahulu mengajari warga untuk membuat suvenir, bros, kalung, dan perhiasan lainnya.

Hingga sekarang, ada 23 warga desa yang bekerja di UKM Zen Silver. Belum lagi ditambah dengan jumlah pemuda desa yang menjadi tenaga pemasaran. Jika dijumlahkan, total karyawan Ershad mencapai 50 orang lo.

“Saya ingin membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain itu, saya ingin desa kami nantinya menjadi sentra kerajinan logam,” kata Ershad pada ekonomi.kompas.com (18/3/18).

Ershad nggak main-main dalam hal membantu warga sekitarnya. Dia bahkan rela meninggalkan pekerjaannya sebagai pilot demi total mengurusi UKM Zen Silver.

Dedikasi Ershad berbuah manis ya, Millens. Yap, perjuangan dan usaha nggak bakal mengkhianati hasil kan? (IB10/E05)