Dedhy Baroto, Penggerak Garda Pangan yang Bikin Makanan Nggak Terbuang Sia-sia

Di Surabaya, ada sebuah gerakan yang berhasil menerapkan konsep food bank untuk meyalurkan makanan sisa layak konsumsi pada orang-orang yang membutuhkan. Apa saja ya yang mereka lakukan?

Dedhy Baroto, Penggerak Garda Pangan yang Bikin Makanan Nggak Terbuang Sia-sia
Dedhy Bharoto, inisiator Garda Pangan. (Youngster.id)

Inibaru.id – Millens, kamu tahu nggak? Kabarnya, Indonesia masuk deretan kedua negara pembuang makanan paling banyak di dunia? Herannya, negara kita ini masih punya angka kelaparan dan gizi buruk yang cukup tinggi, yaitu sebesar 19,4 juta jiwa. Wah, ironis ya?

Namanya Dedhy Bharoto. Dia merasa “terusik” dengan keadaan tersebut. Akhirnya, dia dan 2 orang temannya, Indah Audivtia dan Eva Bachtiar menggagas Garda Pangan. Untuk saat ini, mereka masih beroperasi di Jawa Timur, Millens.

Dedhy adalah pemilik usaha katering. Kini Garda Pangan telah menyalurkan 5139 paket makanan atau setara dengan  771 kilogram makanan sisa. Wah!

 “Sebagai pengusaha katering, saya mengetahui ada banyak makanan sisa yang layak konsumsi. Akibatnya, setelah acara hanya terbuang sia-sia. Sementara di sisi lain masih banyak orang-orang yang kelaparan. Ini sangat menyedihkan hati saya, hinga akhirnya saya menemukan konsep food bank,” ungkapnya.

Dedhy mengumpulkan makanan sisa layak makan dari usahanya untuk kemudian disalurkan ke beberapa panti asuhan di daerah Surabaya dan sekitarnya.

Makanan dalam porsi banyak nggak jarang sisa dan dibuang. (rejekinomplok.net)

Menggandeng Nasabah

Kini, Garda Pangan sudah punya 30 relawan. Nggak hanya itu, sesuai konsepnya yaitu food bank, Garda Pangan juga sudah memiliki beberapa nasabah.

Mereka adalah usaha-usaha katering, restoran, toko roti, dan pasar organik. Lebih lanjut, ditulis Okezone.com (04/02/2018), mereka juga sudah punya nasabah dari sebuah pasar organik beberapa festival makanan di Jawa Timur.

Nah, para nasabah-nasabah itulah yang menjadi penyedia makanan sisa yang masih layak dikonsumsi untuk kemudian dikumpulkan oleh para relawan dan disalurkan. Sedangkan makanan sisa yang basi, mereka ubah jadi biogas. Wah, keren sekali ya konsep Garda Pangan ini!

Melalui Garda Pangan, Dedhy berharap masyarakat Indonesia bisa meghargai makanan yang mereka miliki.

Di samping itu, gerakan ini juga berdampak baik bagi lingkungan, lo Millens. Kata Dedhy, ada banyak lahan hutan yang berkurang karena dijadikan lahan pertanian dan perkebunan. Jika pangan bisa disalurkan dengan baik, kita mampu memaksimalkan jumlah lahan pertanian dan perkebunan yang ada.

Gimana Millens? Yuk, syukuri makanan yang kita punya! (IB06/E05)