Bikin Haru, Cerita Kehidupan Muhammad Zohri

Bikin Haru, Cerita Kehidupan Muhammad Zohri
Lalu Muhammad Zohri. (tribunnews.com)

Lalu Muhammad Zohri menyabet medali emas untuk Indonesia dalam kejuaraan dunia. Di balik prestasinya, ada banyak liku yang harus dia lalui.

Inibaru.id – Sosok Lalu Muhammad Zohri ramai diperbincangkan belakangan ini. Yap, atlet lari Indonesia itu baru saja meraih medali emas dalam Kejuaraan Atletik Dunia U-20 di Finlandia pada Kamis (12/7/18).

Tapi tahu nggak, pencapaian prestasi Zohri itu bukannya tanpa halangan. Dia harus melewati beberapa rintangan dalam prosesnya meraih prestasi.

Di usia muda, Zohri sudah mengukir sederet prestasi di bidang atletik. (bolasport.com)

Melansir laman jpnn.com Jumat (13/7/18), sebelum berangkat ke Finlandia Zohri sempat mengalami masalah dalam pengurusan visa. Atlet 18 tahun itu membutuhkan penjamin visa karena dia seorang yatim piatu.

Beruntungnya hal itu dapat diatasi, Millens. Ketua Umum PB PASI, Bob Hasan bersedia untuk menjadi penjamin visa Zohri.

Wah, kalau nggak Zohri bakal batal berangkat ke Finlandia deh.

Lari Tanpa Alas Kaki

Ada lagi cerita unik dan menyentuh hati dari Zohri. Di kampung halamannya di Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang, Kabupaten Lombok Utara Zohri dikenal punya hobi lari tanpa alas kaki. Biasanya Zohri berlatih di Pantai Pelabuhan Bangsal, Pemenang.

Bukan tanpa alasan, kehidupan Zohri sebagai seorang yatim piatu memang serba sederhana. Hal itu membuat Zohri nggak punya biaya untuk sekadar membeli sepasang sepatu latihan. Padahal sepatu adalah modal penting seorang atlet lari.

Kakak Zohri menunjukkan sejumlah medali yang telah diraih Zohri. (fotobisnis.com)

Sebelum berangkat ke Jakarta untuk melanjutkan pertandingan ke Finlandia, Zohri sempat meminta uang pada kakaknya sebesar Rp 400 ribu untuk membeli sepatu. Oleh sang kakak, Zohri hanya diberi uang seadanya. Namun Zohri nggak patah semangat dan tetap berjuang lo.

“Dia anaknya pendiam dan nggak pernah menuntut. Kalau berlatih nggak pernah pakai alas kaki karena memang nggak punya,” kata Baiq Fazilla, kakak Zohri seperti ditulis regional.kompas.com Jumat (13/7/18).

Zohri saat meraih gelar juara di Finlandia. (bukamata.co)

Fyi, bakat lari Zohri sudah terlihat sejak dini lo. Yap, pelajar SMA Ragunan Jakarta itu sudah menjadi atlet lari sejak dia duduk di bangku SMP.

Nah, siapa bilang kesederhanaan dan keterbatasan hanya menjadi penghalang untuk kita mengukir prestasi? Zohri sudah membuktikan kalau dalam keterbatasan pun dia bisa membanggakan keluarga bahkan Indonesia.

Yuk kita tiru semangat dan perjuangan Zohri! (IB10/E05)