Berkenalan dengan Red Batik Solo Community, Komunitas di Balik Kostum-Kostum Karnaval Solo

Setiap kali menyaksikan karnaval batik di pelbagai kota, pernahkah terlintas di kepalamu bagaimana proses pembuatan kostum-kostum unik itu? Sebagai penghasil batik, Solo memiliki Red Batik Solo Community yang menjadi salah satu tangan di balik kostum-kostum unik itu, lo. Yuk, mengenal komunitas ini lebih jauh!

Berkenalan dengan Red Batik Solo Community, Komunitas di Balik Kostum-Kostum Karnaval Solo
Salah satu batik rancangan Red Batik Solo Community. (Solopos)

Inibaru.id – Kota Solo di Jawa Tengah merupakan salah satu penghasil batik tercantik di Indonesia. Batik telah menjadi salah satu simbol dari kota ini. Saking lekatnya batik dengan Kota Solo, nggak heran jika Kota Bengawan menggelar festival tahunan khusus batik.

Karnaval kota, luar kota, hingga luar negeri kerap dilakukan Pemerintah Kota Solo. Nah, di pelbagai karnaval itu, Red Batik Solo Community menjadi salah satu pihak yang berpartisipasi.

Dari komunitas inilah, batik-batik indah tercipta. Berdiri sejak 12 Februari 2011, Red Batik Solo Community saat ini bermarkas di Jalan Jawa 18, Kelurahan Timuran, Kecamatan Banjarsari.

“Red” sebagai nama komunitas ini merupakan kepanjangan dari Rekso Estining Dumadi. Dalam bahasa Indonesia, kalimat ini berarti: merawat bumi dan kehidupan.

Nggak melulu dari batik, kostum-kostum unik komunitas ini terbuat dari 70 persen bahan alam dan tambahan pernak-pernik lainnya. Bisa bayangkan gimana menariknya batik karya Red Batik Solo Community, kan?

Berminat melihat langsung batik-batik unik dari Red Batik Solo Community? (IB15/E03)