Pilih Pulang Kampung, Kang Tris Bangun Desa Wisata Menari Tanon Semarang

Alih-alih mengadu nasib ke kota, Trisno memilih pulang kampung pascalulus kuliah. Usaha kerasnya merawat "desa menari" di kampung halamannya kini mulai berbuah. Gimana perjuangan lelaki yang biasa disapa Kang Tris itu?

Pilih Pulang Kampung, Kang Tris Bangun Desa Wisata Menari Tanon Semarang
Trisno. (Kompas.com)

Inibaru.id – Keinginan kembali ke kampung halaman untuk membangun desanya telah terbesit di benak Trisno sejak duduk di bangku kuliah. Alih-alih mengadu nasib ke kota, dia bermaksud memajukan ekonomi desanya.

Kang Tris, panggilan akrabnya, pun mewujudkan niat mulia itu begitu lulus. Dia kembali ke Dusun Tanon, Desa Ngrawan, Kecamatan Getasan, Semarang, yang kini dikenal sebagai Desa Wisata (Dewi) Menari Tanon.

Bukan jalan yang mudah untuk menjadikan Tanon sebagai tujuan wisatawan. Lelaki kelahiran 12 Oktober 1981 itu sempat mencoba menggerakkan program pengembangan peternakan sapi pada 2007. Namun, karena dinilainya nggak cukup menjanjikan, dia pun berpikir ulang.

Setelah memutar otak, Kang Tris lantas menemukan ide baru yakni memperkenalkan konsep outbound ndeso. Ide ini nggak serta-merta diterima warga. Tak sedikit yang meragukannya. Namun, setelah berkali-kali diskusi, masyarakat pun bersedia bergotong-royong.

Diskusi memang menjadi jalan yang ditempuh Trisno. Dia nggak segan ngobrol dengan pemudi-pemuda di desanya agar membuka pemikiran mereka tentang pentingnya pendidikan.

http://tabloid-desa.com/wp-content/uploads/2016/08/Trisno-Desa-Tanon.jpg

Trisno sedang melakukan kegiatan di desanya. (tabloid-desa.com)

Usaha demi usaha yang dilakukannya kemudian mulai menunjukkan hasil. Pada 21 April 2012, Dusun Tanon ditetapkan sebagai Desa Wisata (Dewi) Menari.

Nama “Menari” dipilih karena kebanyakan warga merupakan keturunan seniman di bidang tari. Nggak heran kalau kamu berkunjung ke desa ini, pengunjung akan disuguhi beragam tarian seperti topeng ayu, warok kreasi, dan kuda debog.

Selain melestarikan kesenian desanya, Kang Tris juga memperbaiki manajemen wisata agar semakin menarik wisatawan. Selain outbound ndeso, dia mencoba memperkenalkan permainan tradisional dan kelas bertani dan beternak pada wisatawan.

Dewi Menari kini jadi salah satu tujuan liburan di Jawa Tengah! Hingga 2015, desa ini tercatat bisa mendapatkan penghasilan hingga jutaan rupia dari pelbagai paket wisata yang ditawarkan, lo.

(Baca Juga: Betapa Menyenangkan Berwisata ke Dewi Menari Tanon di Lereng Gunung Telomoyo)

Selain memiliki tekat yang besar, usaha yang gigih memang dibutuhkan kalau pengin mencapai cita-cita, ya, Millens! Tirulah Kang Tris, dan lakukan usaha terbaikmu! (IB15/E03)