Berkat Usaha Kredit Mikro, Sosialpreneur Indonesia Ini Diundang PBB

Program kredit mikro yang dipadukan dengan pendidikan anak membuat Veronica Colondam diundang PBB untuk berbicara sebagai “solution maker” dalam forum UN Solutions Summit 2017

Berkat Usaha Kredit Mikro, Sosialpreneur Indonesia Ini Diundang PBB
Veronica Colondam ketika memeberikan paparan pada pertemuan tahunan UN Solutions Summit, di Markas Besar PBB pada 19-21 September 2017. (Foto: YCAB Foundation via Tempo)

Inibaru.id - Aktivis pendidikan cum sosialpreneur Indonesia, Veronica Colondam, terpilih menjadi satu dari sembilan “solution maker" PBB pada ajang United Nations (UN) Solutions Summit. Perhelatan internasional tersebut berlangsung pada 19-21 September 2017 lalu.

Digelar di markas besar PBB, program kredit mikro yang digagas Veronica sejak 2009 dianggap sesuai dengan agenda organisasi yang bermarkas di New York, Amerika Serikat tersebut. Pendiri Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB Foundation) itu dinilai mampu mengatasi berbagai persoalan global yang tengah menjadi fokus PBB sekarang.

Dilansir dari Tirto.id, pada tahun ini UN Solutions Summit mengambil tiga tema utama. Yang pertama adalah pangan, air, dan energi. Kedua adalah pendidikan dan pemberdayaan ekonomi. Adapun yang ketiga adalah kesehatan.

Baca juga: Membanggakan! Karya Penemu Indonesia Ini Diakui Dunia Internasional

Bersama para solution maker lain, Veronica diminta membagikan kisah inspiratifnya di hadapan pejabat pemerintah, jurnalis digital, dan perwakilan masyarakat sipil serta swasta pada pertemuan itu

Veronica bercerita tentang perjuangannya dalam menginisiasi dan menjalankan program YCAB’s Premise for Change. Program ini, tuturnya, merupakan suatu solusi menyatukan akses terhadap kredit mikro dengan pendidikan untuk masyarakat prasejahtera.

YCAB’s Premise for Change adalah program pemberdayaan bagi para perempuan (ibu) pelaku usaha kecil agar mereka bisa meningkatkan penghasilan. Yang menarik, konsekuensi dari pengajuan kredit mikro ini adalah mengharuskan anak-anaknya tetap bersekolah.

Dalam pandangan Veronica, pendidikan merupakan kunci utama menuju kemandirian dan kesejahteraan. Semangat itulah yang kemudian diakuinya menjadi pijakan awal kredit mikro YCAB.

"Kami ingin menekankan kepada para ibu untuk tetap memprioritaskan pendidikan anak seberat apa pun kondisi ekonomi yang dihadapi," paparnya dalam rilis pers, Rabu (20/9/2017).

Baca juga: Gagal Berkali-kali, Brownies Manten Bikin Pria Ini Jadi Miliarder. Waw!

Veronica menuturkan, di samping memberikan akses pembiayaan bagi yang membutuhkan, program ini juga sekaligus memberi solusi keluarga prasejahtera tersebut

"Ya, agar mereka memiliki peluang untuk mandiri,” jelasnya.

Lebih dari itu, imbuhnya, keuntungan program YCAB ini kemudian digunakan untuk mendanai program-program pendidikan bagi anak-anak dan pemuda kurang mampu, serta anak putus sekolah.

Hingga saat ini, aku Veroniva, kredit mikro YCAB telah menjangkau 103.243 perempuan pelaku usaha kecil. Sedikitnya 78 persen dari mereka telah merasakan peningkatan keuntungan usaha hingga mencapai 30 persen.

Selamat dan selalu sukses ya, Mbak Vero! (GIL/SA)