Berkarier Sesuai Renjana, Ahmad Hadiwijaya Sukses di Usia Muda

Berkarier Sesuai Renjana, Ahmad Hadiwijaya Sukses di Usia Muda
Ahmad Hadiwijaya bersama produk-produk deninm OldBlue Co. (Kompas.com)

Follow your passion, and you will never work a day in your life. Mungkin itulah ungkapan yang sesuai untuk menggambarkan perjalanan hidup dan karier Ahmad Hadiwijaya, pendiri OldBlue Co yang menekuni profesi sesuai renjana (passion).

Inibaru.id – Ahmad Hadiwijaya atau yang akrab disapa Yaya ini mulai merintis usahanya sejak dia masih menjadi mahasiswa di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Yaya memang mecintai denim, sampai-sampai dia sangat tekun mempelajari cara menjahit, kualitas bahan denim, ketebalan denim, hingga teknik pewarnaan benang denim.

Melansir dari bisnis.com (5/1/2018) dari hobi mempelajari denim itu, Yaya kemudian tertarik untuk memulai bisnis. Yaya kemudian menjadi penyalur celana denim dari luar negeri untuk teman-temannya di komunitas pencinta denim.

Karena kecintaannya pada produk denim, serta melihat minimnya produk dry denim berkualitas di Indonesia, Yaya mulai berkreasi dengan denim. “Waktu itu saya impor bahan dari luar, lalu mencoba bikin produk salvage denim, yang beneran bagus lah,” katanya, dikutip dari kompas.com, (29/6/2018).

Pada 2010, Yaya memutuskan mulai merintis pembuatan denim berkualitas tinggi. Pengalamannya sebagai distributor celana denim membantunya mendapat bahan berkualitas dari luar negeri dengan mudah. Dari bahan itu, dia membuat pola celana, mencari penjahit, dan berhasil mendapatkan enam potong contoh celana.

“Hasilnya jadi sekitar enam atau tujuh celana waktu itu. Terus saya bilang ke teman-teman di forum. Ternyata responsnya bagus. Ya, akhirnya jalan terus sampai sekarang,” ujarnya.

The Ultimate Beast, salah satu jenis denim dengan ketebalan 25 oz yang cukup laris. (neighbourlist.com)

Karena semakin banyak peminat, Yaya berani mendirikan CV. Birutua Berserikat atau yang lebih dikenal dengan sebutan OldBlue Company. Badan usahanya ini menjadi salah satu produsen denim premium terbaik di Indonesia, lo. Wah!

Sempat Ditentang

Kendati demikian, karier yang dijalani Yaya sebagai pengusaha denim ini awalnya nggak didukung orang tua. Sebagai anak pertama di keluarganya, Yaya diharapkan masuk ke dunia kerja sebagai seorang profesional di bidang ekonomi dan manajemen.

Meski pernah mencoba melamar pekerjaan dengan gelar sarjana ekonomi, Yaya akhirnya memantapkan pendirian untuk menggeluti renjananya. Hingga kini, Yaya telah memasarkan produknya hingga ke luar negeri.

“Tentu awalnya agak sulit. Orang tua saya kurang percaya karena semua di keluarga tidak ada yang berkarier sebagai wiraswasta. Semuanya profesional. Namun, lama-lama bisa luluh, sekarang mereka lebih fully support dengan bisnis saya ini,” jelasnya.

Sukses di usia muda nggak membuat Yaya lantas royal membelanjakan pendapatannya. Dia justru memilih menabung untuk lebih mengembangkan bisnisnya. Inspiratif banget ya?

Wah, semoga dengan kesuksesan generasi kreatif seperti Yaya, Sobat Millens bisa terinspirasi untuk menekuni profesi sesuai renjana. (IB12/E05)