Berbentuk Kapal, Gapura di Semarang Ini Sabet Beberapa Penghargaan

Memasuki Dusun Mendak RT 5 RW 2 Kelurahan Ngijo, Gunungpati, Semarang, kamu bakal disambut gapura yang unik. Seunik apa sih?

Berbentuk Kapal, Gapura di Semarang Ini Sabet Beberapa Penghargaan
Gapura Kapal yang terletak di RT 5 RW 2 Kel, Ngijo, Kec. Gunungpati, Semarang. (Inibaru.id/ Dyana Ulfach)

Inibaru.id – Gapura setinggi 11,5 meter dengan panjang 10,5 meter dan lebar 7,5 meter ini berbentuk menyerupai kapal layar Pinisi lengkap dengan ornamen pendukungnya. Fajar Wahyu Hartanto, desainer gapura kapal ini memilih bentuk kapal sebagai simbol mengenang jasa para pahlawan dan nenek moyang bangsa Indonesia yang menjadi pelaut andal dan pemberani.

Gapura ini berdiri kokoh di atas jembatan yang membatasi Dusun Setono dengan Dusun Mendak. Jika dilihat dari samping, maka gapura ini akan terlihat seperti kapal yang sedang berlayar. Apalagi kalau Millens datang pada malam hari. Gapura kapal ini terlihat lebih artistik karena dihiasi 4 jenis lampu dengan warna yang beragam. Lampu yang menghiasi Gapura Kapal ini memberikan nyawa tersendiri untuk Gapura Kapal ini.

Gapura Kapal tampak depan. (Inibaru.id/ Dyana Ulfach)

Siapa sangka, Gapura Kapal ini hanya dibuat kurang dari 10 hari? Itu pun dikerjakan saat malam hari oleh seluruh warga. Kompak banget kan?

Gapura Kapal juga memberikan sentuhan unsur keindonesiaan dengan menyertakan bendera merah putih di ujung tiang tertinggi kapal. Selain itu terdapat pula lambang negara Indonesia dan logo hut ke-74 RI serta tanggal proklamasi juga menjadi pemanis Gapura Kapal ini.

Detail layar dan menara Gapura Kapal. (Inibaru.id/ Dyana Ulfach)

FYI, 95 persen bahan pembuatan Gapura Kapal ini berasal dari bambu. Batang pohon bambu dipilih karena teksturnya yang bisa disesuaikan dengan desain awal Gapura Kapal ini. Selain itu, ketersediaan bambu di Desa Mendak juga cukup melimpah. Ini juga didukung dengan keahlian sebagian warga yang bekerja sebagai pengrajin anyaman bambu.

“Dan yang paling istimewa, dari sekian banyak bambu, sekitar 320 bambu, tidak ada satu pun yang beli. Semua sumbangan dari warga,” ungkap Eko, Penanggung Jawab Gapura Kapal.

Karena bentuknya yang unik, Gapura Kapal ini telah menyabet beberapa penghargaan, lo. Setelah berhasil mendapatkan peringkat 2 dalam lomba gapura tingkat Kota Semarang, gapura ini juga mendapatkan penghargaan sebagai juara 1 Kampoeng Terang PLN UP 3 Salatiga.

Warga Dusun Mendak berfoto bersama piala penghargaan di bawah Gapura Kapal. (Inibaru.id/ Dyana Ulfach)

Yang lebih menghebohkan lagi, Gapura Kapal ini membawa pulang piala perunggu kategori umum dalam Festival Gapura Cinta Negeri Tingkat Nasional. Gapura Kapal ini berhasil mengalahkan 1791 gapura kreatif lain yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Wah keren banget kan, Millens?

Inilah keunikan Gapura Kapal Dusun Mendak. Kalau Gapura di desamu seunik apa nih Millens? (Dyana Ulfach/E05)