Akhirnya Kevin/Marcus Jadi Yang Terhebat

Gagal pada beberapa turnamen superseries, Kevin dan Marcus akhirnya menjadi yang terhebat. Japan Open jadi momentum buat untuk lebih percaya diri.

Akhirnya Kevin/Marcus Jadi Yang Terhebat
Menundukkan Inaoue/Kaneko (Jepang) dengan straight game pada Minggu (24/9), Kevin/Marcus menjadi juara Japan Open. Gelar ini merupakan yang pertama dalam lima bulan terakhir mereka. (Foto: Badmintonindonesia.org /PB PBSI)

Inibaru.id – Japan Open 2017 jadi ajang tak terlupakan bagi pasangan ganda putra bulutangkis kita, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Ini momentum buat mereka mengukuhkan diri sebagai juara.

Pada final Daihatsu Yonex Japan Open 2017 pada Minggu (24/9), Kevin/Markus menundukkan pasangan ganda Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko (Jepang) dengan straight game 21-12, 21-15. Dahsyatnya lagi, hanya sekitar 30 menit mereka berdua menyudahi perlawanan pebulutangkis Negeri Matahari terbit tersebut.

"Gelar ini sangat berarti buat kami, karena kemarin-kemarin sempat kalah terus. Jadi ini bagus buat nambah kepercayaan diri kami," ucap Kevin, seperti yang dikutip dari Badmintonindonesia via beritagar.id (24/09/2017).

"Ini sangat penting buat kami berdua," tambah Kevin.

Baca juga:
Indonesia Puncaki Korea Open 2017
Grandprix, Pemuda Asal Kupang Ini Sukses Jadi Doktor Termuda di Indonesia

Perlu diketahui, sejak April lalu, pasangan tersebut berpuasa gelar. Setelah memenangi Celcom Axiata Malaysia Open pada April lalu, baru di Japan Open itulah mereka berdiri di podium teratas.

Ya, sejak April, Kevin/Marcus berulang kali gagal menjuarai turnamen berkategori superseries. Di turnamen OUE Singapore Open 2017, langkah mereka terhenti di semifinal oleh ganda putra Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen.

Selanjutnya, di BCA Indonesia Open, pencapaian mereka sangat buruk. Keduanya dikalahkan Kim Astrup/Anders Skaarup Ramussen (Denmark) di babak 32 besar atau pada pertandingan pertama.

Bukan hanya di kejuaraan level superseries saja performa "The Minions" (sebutan mereka berdua dari penggemarnya-Red) itu menurun. Di turnamen bertitel Agenda BWF (Event BWF) pada Agustus lalu, capaian mereka hanya sampai perempat final setelah kalah dari Chai Biao/Hong Wei (Tiongkok). Begitu pula, mereka tak mampu mengangkat Indonesia sebagai anggota tim bulutangkis di Piala Sudirman.

Baca juga: 
Akhirnya Indonesia Dulang Medali Emas usai Puasa Gelar Lima Tahun
Tuswadi, Sang Doktor Lulusan Jepang dan Cerita Tentang Pengabdian

Kemerosotan prestasi itu berimbas pada peringkat mereka. Berada di peringkat 1 setelah menjuarai Malaysia Open, pada akhir Juni, Kevin/Marcus terlempar ke posisi 3. Peringkat mereka naik kembali menjadi posisi 2 dunia setelah kalah dalam final Korea Open 2017 dari pasangan Denmark, Boe/Mogensen.

Kekalahan di Korea Open pada akhir pekan lalu dibayar lunas oleh Kevin/Markus saat mengalahkan Boe/Mogensen pada semifinal Japan Open dengan straight game 21-15, 21-14. Ini jalan mereka menuju partai puncak dan meraih gelar yang terhebat.

“Saya merasa cukup enjoy dan nyaman bermain di Jepang kali ini,” pungkas Kevin. (PA/SA)