Solo Traveling? Boleh Juga Tuh!

Pengin traveling tapi bingung ngajak siapa? Solo traveling bisa jadi solusinya, Millens.

Solo Traveling? Boleh Juga Tuh!
Infografik solo traveling. (Inibaru.id/Nafis Ghifary)

Inibaru.id – Saat ini, semakin banyak orang yang tertarik untuk melakukan perjalanan seorang diri (solo traveling). Berdasarkan data Solo Traveler, terdapat peningkatan jumlah pelanggan buletin mereka pada 2017. Nggak tanggung-tanggung peningkatan itu mencapai 37 persen yakni dari 25.500 menjadi 35.000 pelanggan.

Dari data tersebut, rentang usia yang paling banyak melakukan solo traveling adalah umur 24-35 tahun. Yap, umur produktif. Mereka masih punya cukup tenaga dan waktu untuk berkelana seorang diri.

Infografik solo traveling. (Inibaru.id/Nafis Ghifary)

Tentu bukan tanpa alasan mereka melakukan solo traveling. Ada beragam alasan yang melatarbelakangi keputusan mereka. Alasan tersebut di antaranya mulai dari keinginan untuk menepi sejenak dari rutinitas, merasa lebih senang bila solo traveling, sampai nggak punya teman yang klop diajak traveling.

Alasan terakhirlah yang mendorong salah seorang solo traveler Nabilah Rifdha Elmira untuk melakukan solo traveling.

“Awalnya sih, alasannya gara-gara jarang banget nemu teman traveling yang gas pol rem blong. Ya karena teman-teman sudah sibuk dan merantau sendiri-sendiri. Jadi, daripada nggak traveling ya sudah gas sendiri saja,” ungkap Nabilah.

Perempuan berusia 20 tahun itu akhirnya ketagihan untuk berkelana seorang diri. Dia kemudian sering melakukan solo traveling di sejumlah tempat di Jawa seperti Yogyakarta, Surabaya, dan beberapa kota lainnya.

Nabilah mengatakan mendapat banyak hal dari perjalanan itu. Salah satu hal yang dia dapatkan yakni dia bisa lebih mengenali dirinya. Dia juga mengaku lebih terlatih memecahkan suatu masalah. Nggak jarang, dia mendapat inspirasi dan ide-ide bagus setelah melakukan perjalanan. Hm, boleh juga nih!

Eits, tapi kamu juga harus mengetahui risiko solo traveling ya, Millens. Risiko yang paling banyak ditanggung adalah risiko keamanan. Jadi, ada baiknya kamu memastikan keamanan kota atau negara tujuanmu sebelum berangkat traveling.

Selamat berkelana, Millens. (IB18,IB03/E04)