Kembalinya Tren Fesyen Zadul di Era Sekarang

Fesyen zadul kini moncer kembali di tengah masyarakat. Loh kok bisa?

Kembalinya Tren Fesyen Zadul di Era Sekarang
Infografik vintage. (Inibaru.id/Nafis Ghifary)

Inibaru.id - Tren fesyen memang kerap berubah-ubah. Terkadang fesyen masa lampau pun bisa jadi tren di masa sekarang. Nah, fesyen zadul yang saat ini kembali menjadi tren adalah vintage dan retro.

Gaya vintage merupakan tren fesyen yang berkembang di tahun 1920 hingga 1960. Fesyen vintage cenderung simpel dan berwarna lembut. Corak baju vintage didominasi dengan bunga-bunga, polkadot, dan garis-garis.

Baca juga:
Diponegoro Wolfpack, Komunitas Motor Custom di Semarang
Ketika Kampung Jadi Tempat Piknik di Solo

Saat ini, baju-baju dengan corak itu dapat kamu temui di sejumlah toko pakaian secara mudah ya, Millens. Apalagi kini model baju dengan corak bunga dan polkadot lebih banyak macamnya sehingga pilihanmu lebih variatif.

Infografik fesyen dan musik antik, vintage, serta retro. (Inibaru.id/Nafis Ghifary)

Selain vintage, gaya retro pun kini digandrungi anak muda. Fesyen yang nge-tren di era 1970 hingga 1990 ini bahkan dipopulerkan kembali oleh sejumlah brand fesyen pada 2016 silam. Fesyen retro biasanya ditandai dengan sejumlah ciri khas, beberapa diantaranya jaket denim, atasan oversize, dan kemeja flanel dengan corak kotak-kotak.

Kembalinya tren fesyen vintage dan retro tentunya nggak lepas dari pengaruh gaya berbusana para artis. Sejumlah film dengan latar belakang masa lalu juga memberikan sumbangsih pada perkembangan tren fesyen ini. Film-film itu di antaranya La La Land yang mengambil gaya vintage, sementara yang mengambil konsep gaya retro adalah Dilan 1990.

Baca juga:
Geliat Penyuka Vintage di Era Modern
Menengok Bisnis Barang-Barang Kuno yang Harganya Bikin Melongo

Wah, ternyata fesyen-fesyen zaman dulu bisa jadi tren masa kini ya. Nah, kalau kamu suka fesyen yang seperti apa, Millens? (TS/IP)