Berikut Mitos yang Sering Dipercayai Anak-Anak

Siapa nih yang masa kecilnya ditakut-takuti dengan ungkapan mitos? Hm, mungkin salah satu mitos ini pernah kamu percayai, Millens.

Berikut Mitos yang Sering Dipercayai Anak-Anak
Infografik mitos yang sering didengar anak-anak. (Inibaru.id/Nafis Ghifary)

Inibaru.id – Masa anak-anak adalah masa-masa yang dipenuhi dengan canda tawa dan juga mitos-mitos dari orang tua. Yap, mitos. Sebagian orang tua sering mencekoki anaknya dengan mitos-mitos tertentu baik dengan tujuan baik ataupun menakut-nakuti. Padahal, sebagian mitos itu nggak masuk akal.

Kendati sekarang sudah zaman modern, mitos tersebut masih saja dipercaya dan eksis digunakan masyarakat Indonesia, Millens. Sebagai contoh mitos yang sangat terkenal, yakni kalau menelan biji buah nanti biji tersebut bisa tumbuh di kepala atau di mulut.

Infografik mitos yang sering didengar anak-anak. (Inibaru.id/Nafis Ghifary)

Namun, bila ditelisik secara ilmiah, hal itu hanya bualan belaka. Lambung memiliki senyawa bernama asam klorida yang berfungsi merusak barang-barang berbahaya yang masuk ke tubuh. Asam klorida ini akan menghancurkan biji-biji yang tertelan kemudian membuangnya bersama sisa makananmu. Kandungan asam dalam lambung juga nggak cocok untuk biji buah sehingga biji tersebut nggak mungkin tumbuh di perutmu, apalagi sampai mulut dan kepala. Tuh kan.

Oh iya, ada juga mitos yang nggak kalah terkenal yakni menggenggam atau mengantongi batu bisa menahan BAB. Sebagian besar masyarakat Indonesia mungkin pernah menggenggam batu kalau sedang ingin BAB di waktu yang nggak pas. Anehnya, hal itu berhasil bagi sebagian orang. Hm, mungkin kekuatan sugesti ya, Millens.

Ada lagi mitos yang mengatakan kalau makan, nasinya harus dihabiskan. Kalau disisakan, nanti ayamnya bisa mati. Nah lo?

Mitos ini kerap kali digunakan orang tua agar anaknya mau menghabiskan makanan. Namun, mitos ini nggak benar sama sekali. Nggak ada hubungannya nasi yang nggak habis dengan ayam yang mati. Justru kalau nasinya nggak habis bisa dijadikan makanan ayam. Ckck.

Eits, tapi ada benarnya juga mitos nasi itu. Dengan mitos tersebut, para orang tua secara tidak langsung mendidik anaknya agar nggak melakukan perbuatan mubadzir yakni mubadzir nasi. Hal itu akan tertanam di benak sang anak hingga besar nanti.

Hayo, mitos mana yang kamu percayai saat masa anak-anak dulu? Eh, jangan-jangan malah masih percaya sampai sekarang nih. (IB18/E04)