Lebih Dekat Mengenal Permasalahan Umat Muslim di Sudut Dunia dengan Empat Film Ini

Perempuan dalam Islam menjadi salah satu tema yang cukup menarik untuk diangkat dalam dunia layar lebar. Konflik kemanusian akibat perang pun setali tiga uang. Nah, menemani waktu rehatmu, nggak ada salahnya, lo, "mengonsumsi" film-film ini, yang dijamin bakal memperluas perspektifmu tentang permasalahan umat Muslim di sudut-sudut dunia.

Lebih Dekat Mengenal Permasalahan Umat Muslim di Sudut Dunia dengan Empat Film Ini
"When I Saw You" bercerita tentang gimana perang menghancurkan kemanusiaan. (trigon-film.org)

Inibaru.id – Film tentang Islam dan perempuan cukup banyak. Nggak jarang, film-film ini juga mengundang kontroversi dan memancing tanggapan berbagai pihak.

Kalau kamu sedang bingung mau nonton apa untuk mengisi waktumu, ada beberapa referensi film yang sebaiknya kamu tonton. Film-film ini bakal memancing kamu untuk berpikir kritis tentang isu-isu apa saja yang menarik dari perspektif perempuan dan Islam.

Circumstance (2011)

https://assets.imvbox.com/movies/af22cb83fb98f853f6e6758a9fadf4f6.jpg

Hukum agama telah membatasi gerak perempuan di depan publik. (Imvbox)

Kisah pasangan lesbian Atafeh dan Shireen ini menjadi salah satu film yang perlu kamu tonton. Mengambil latar di Tehran, Iran, dikisahkan dalam Circumstance kedua perempuan tersebut menjalani hubungan terlarang.

Dalam film ini pula, kamu bakal menyaksikan bagaimana pergulatan batin perempuan saat dihadapkan dengan hukum agama yang mengatur mereka. Penasaran? Tonton saja!

The Patience Stone (2012)

https://threechinguz.files.wordpress.com/2014/04/ps-4.jpg

The Patience Stone mengisahkan tentang hidup perempuan di negara dengan konflik peperangan. (Threechinguz.wordpress)

Dalam film The Patience Stone, kamu bakal melihat bagaimana kehidupan perempuan di sebuah tempat di jazirah Arab. Perempuan muda yang nggak diketahui namanya ini berada di sebuah ruangan bersama sang suami yang terluka akibat perang.

Pada sang suami, perempuan ini lantas menceritakan rahasia-rahasianya seperti mimpi-mimpi, rasa frustrasi, depresi, dan kesepiannya. Untuk kamu yang pengin belajar feminisme, film ini layak masuk daftar tontonanmu.

Where Do We Go Now? (2011)

https://i.ytimg.com/vi/-Te9c2jReOg/maxresdefault.jpg

Nadine Labaki menjadi sutradara Where Do We Go Now? (Youtube.com)

Film Lebanon berjudul Where Do We Go Now? menjadi film berikutnya yang harus kamu tonton. Film yang disutradarai Nadine Labaki ini berkisah tentang kedamaian antara umat Islam dan Kristen di sebuah desa di Lebanon.

Suatu hari, kedamaian dua pemeluk agama ini rusak oleh kesalahpahaman sehingga menimbulkan pertikaian. Kamu yang pengin tahu gimana pertikaian mereka berakhir sebaiknya nonton film ini.

When I Saw You (2012)

https://www.irishtimes.com/polopoly_fs/1.1821785.1401976704!/image/image.jpg_gen/derivatives/landscape_620/image.jpg

Tarek, si bocah dalam film When I Saw You. (Irishtimes)

When I Saw You bercerita tentang seorang bocah di Palestina bernama Tarek. Tarek bertemu dengan sekelompok orang yang menjadi pejuang kemerdekaan. Nggak butuh waktu lama, dia kemudian memutuskan bergabung dengan pasukan ini.

Film ini mungkin bakal menguras emosimu karena mengambil tema bagaimana perang merenggut kemanusiaan.

Kamu sudah menonton film-film tersebut? Sebagian dari film-film itu bakal bikin kamu menghabiskan tisu lantaran mampu menguras emosi. Yang terpenting, selama puasa, air matanya jangan ditelan ya saat nonton. He-he. (IB15/E03)