Pekan Film Semarang 2018: Sineas Nggak Bisa Berkarya Sendirian!

Pekan Film Semarang 2018: Sineas Nggak Bisa Berkarya Sendirian!
Koordinator Sineroom Ardian Agil Waskito sedang memaparkan Pekan Film Semarang 2018. (Inibaru.id/Ida Fitriyah)

Kembali menggelar Pekan Film Semarang, kelompok kolektif alternatif film Semarang Sineroom, pihak penyelenggara, mencoba menyoroti kesulitan para sineas untuk berkarya sendirian dengan mengambil tema "Kolaborasinema". Ketua Pelaksana Erma Yuliati mengatakan: Banyak unsur harus terlibat, karena itu kita butuh berkolaborasi!

Inibaru.id - Kelompok kolektif alternatif film Semarang Sineroom kembali mengadakan Pekan Film Semarang. Acara yang bakal digelar pada 21-23 September itu akan menampilkan film-film produksi sineas di Semarang dan sekitarnya. Selain memutarkan "film lokal", Sineroom juga bakal memutar film omnibus pada acara yang digelar di Tekodeko Koffiehuis.

"Kami sengaja memilih film omnibus karena film ini sebenarnya bagus-bagus tapi belum banyak yang mengangkat," ujar Koordinator Sineroom Ardian Agil Waskito.

Selain itu, film omnibus yang merupakan gabungan beberapa film pendek ini dinilai sesuai dengan tema yang diangkat Pekan Film Semarang 2018, yakni "Kolaborasinema". Ketua Pelaksana Pekan Film Semarang 2018 Erma Yuliati menjelaskan, tema itu didasarkan pada kenyataan di dunia perfilman: para sineas nggak bisa bekerja seorang diri.

"Harus banyak unsur yang terlibat di dalamnya, nggak bisa sendiri. Karena itulah kita butuh berkolaborasi," terang Erma pada acara Sosialisasi Pekan Film Semarang, Kamis (20/9/2018).

Selama tiga hari ke depan, Pekan Film Semarang bakal menampilkan enam film omnibus, Millens. Ke-6 film itu antara lain Mobil Bekas dan Kisah-Kisah dalam Putaran (2017), Ziarah Kenangan (2017), 9808 (2008), Princess, Bajak Laut, dan Alien (2014), Rumah dan Musim Hujan (2012), dan Luka Triple Threat (2014).

Selain film omnibus, Pekan Film Semarang juga bakal memutar 21 film pendek yang terdiri atas 12 film hasil submisi, tujuh film karya peserta "Weekend Film Challenge", dan dua film non-competition.

Pameran seni visual pada Pekan Film Semarang 2018. (Inibaru.id/Ida Fitriyah)

Itu saja? Tentu tidak! Untuk memantik diskusi tentang perfilman, panitia Pekan Film Semarang bakal mengundang sejumlah sineas dan para kru film yang karyanya diputar. Jadi, pada sesi itu, kamu bisa bertanya atau berbagi pengalaman terkait pembuatan film. Di sana, kamu juga bisa menikmati pameran karya seni visual yang sesuai dengan tema acara.

Wah, bakal seru, nih, Millens! Kuy lah ajak rombongan sekampung atau sekampus buat dateng ke Pekan Film Semarang! (Ida Fitriyah/E03)