Ngopi Cantik Bareng Barista Perempuan yang Sedang Jadi Tren di  Dunia Perkopian
Saat ini menjadi berista jadi salah satu profesi yang diminati perempuan. (Inibaru.id/ Audrian F.)

Ngopi Cantik Bareng Barista Perempuan yang Sedang Jadi Tren di Dunia Perkopian

Berbeda dengan coffeshop lainnya, di Daily Brew Semarang kamu akan dilayani oleh barista perempuan. Profesi ini nyatanya tengah ngetren di kalangan kaum Hawa.

Inibaru.id - Aksi barista muda yang menawan di balik bar memang jadi daya tarik tersendiri buat pengunjung coffeeshop. Ngomong-ngomong soal barista, profesi ini nggak cuma diminati kaum Adam tapi juga kaum Hawa. Seperti yang saya jumpai saat mengunjungi Daily Brew Semarang.

Lain dengan coffeshop yang biasa mempekerjakan barista laki-laki, Daily Brew Semarang malah merekrut lebih banyak barista perempuan. Tiga dari empat barista di sini adalah perempuan!

Pertama kali masuk ke kedai kecil dengan interior ala industrial tersebut, seorang barista perempuan sudah menyambut saya. Dua barista perempuan lainnya sudah bersiap di balik bar.

Mereka cekatan menawari berbagai menu kopi. Saya langsung tertarik dan memesan minuman favorit di tempat ini. Es Kopi Surken!

Potret barista perempuan di balik bari maupun di balik meja kasir. (Inibaru.id/ Audrian F.)

Sri Ulfah, barista senior Daily Brew asal Bogor mengaku dirinya menekuni dunia kopi beberapa tahun belakangan ini. “Awalnya karena sering ngopi di coffeeshop, terus penasaran kok kopi rasanya bisa macem-macem gitu,” kenangnya.

Kesukaannya nongkrong di coffeeshop membuka jalan karirnya saat ini. Ulfa juga mengakui nggak menempuh pendidikan khusus untuk menjadi seorang barista. “Otodidak aja, diajari oleh barista lain,” aku Ulfa. “Barista itu nggak ada yang pelit ilmu, semuanya saling belajar dan mengajari,” imbuhnya.

Mendobrak Tradisi

Perempuan 24 tahun ini pun mengaku bangga bisa mendobrak tradisi dunia barista identik dengan laki-laki. “Ada rasa kebanggaan tersendiri, kita perempuan juga bisa jadi barista yang nggak kalah dengan laki-laki,” kata Ulfa.

Menurutnya nggak ada sedikitpun rasa minder di benaknya. Dia juga nggak takut jika cita rasa kopinya harus diadu dengan kopi buatan barista laki-laki. "Ternyata jadi barista itu asik. Bisa meracik kopi dengan hati," kata Ulfah. Dia juga mengaku bangga bisa menyajikan minuman ke pelanggan.

Aksi Sri Ulfah di balik bar. (Inibaru.id/ Audrian F.)

Namun, Ulfa mengaku agak keder ketika harus berada dalam suatu kompetisi dengan bartender laki-laki yang lebih senior. “Kalau di kompetisi ya mungkin agak minder dengan yang lebih senior,” katanya merendah.

Saat ini, barista jadi satu pekerjaan yang cukup diminati oleh kaum millenial. Nah, kehadiran barista perempuan ini cukup jadi warna baru dalam dunia perkopian. Adanya barista perempuan jadi bukti bahwa perempuan punya ruang dan kesempatan yang sejajar dengan laki-laki.

Buatmu yang penasaran dengan cita rasa kopi dan aksi barista perempuan ini, bisa langsung cus ke kedai Daily Brew yang ada di Jl. Pandanaran 2 No. 2 Semarang. Selain bisa jadi teman ngobrol yang asyik, barista perempuan di sini juga nggak pelit jika kamu pengin tahu berbagai hal tentang kopi.

Jadi gimana, Millens? Tertarik jadi barista seperti Ulfa? (Zulfa Anisah/E05)