Merespon Pengulangan, I Putu Adi Suanjaya Hadirkan Pameran 'Repeat'
Lukisan-lukisan I Putu Adi Suanjaya yang semuanya menangkap keseharian manusia. (Inibaru.id/ Gregorius Manurung)

Merespon Pengulangan, I Putu Adi Suanjaya Hadirkan Pameran 'Repeat'

Dari pengalaman hidup dan kondisi sekitarnya, I Putu Adi Suanjaya merespon pengulangan dalam keseharian manusia.

Inibaru.id – Bertempat di Artotel Gajahmada, Semarang, Kamis (12/3) pameran seni rupa bertajuk “Repeat” dibuka. Pameran tunggal dari seniman kelahiran Bali I Putu Adi Suanjaya atau sering dipanggil Kencut ini mengambil tema pengulangan. Pengulangan atas keseharian inilah yang dihadirkan dan direspon Kencut dalam lukisan-lukisannya.

Menurut Kencut, kehidupan dan apa saja yang dilakukan oleh manusia akan terus berulang. Pengulangan itu terjadi dalam kehidupan sehari-hari Kencut juga dari apa yang dia lihat dalam keseharian di sekitarnya. Bahkan pada lelucon “Sleep, Eat, Painting, Repeat” yang dia lihat di media sosial.

“Itu tidak salah. Ketika kita melakukan pengulangan, kita akan belajar lebih baik dari hal yang sebelumnya, dan terus seperti itu,” ucapnya melalui pesan singkat, Senin (16/3).

Pengulangan itu direpresentasikan dalam 13 karya lukisannya yang menangkap keseharian manusia, seperti berpikir, berinteraksi, dan berkarya. Keseharian tersebut dihadirkan dalam lukisan karakter boneka yang menjadi simbol manusia.

Terdapat 13 karya dalam pameran Repeat" di Artotel Gajahmada, Semarang. (Inibaru.id/ Gregorius Manurung)">
Terdapat 13 karya dalam pameran "Repeat" di Artotel Gajahmada, Semarang. (Inibaru.id/ Gregorius Manurung)

Semua lukisan Kencut hadir dan fokus pada karakter boneka yang dibentuk dari kain-kain perca dengan beragam motif. Mata dari boneka-boneka tersebut adalah kancing yang Kencut munculkan dari memori masa kecilnya di Bali dan dari film animasi Coraline (2000).

Soal medium lukisan yang dia pakai, Kencut berasalan bahwa lewat medium dua dimensi berupa lukisan, orang lebih mudah menangkap wacana dan isu yang dia hadirkan. Namun, nggak berarti harus selalu lukisan, bisa saja video art, patung, instalasi, atau karya seni intermedia. Medium karya, bagi Kencut, harus bisa berbicara juga, bukan sebatas menjadi wadah sebuah karya.

Pameran “Repeat” ini akan diselenggarakan hingga 12 April 2020 di Artspace, Artotel Gajahmada, Jalan Gajahmada nomor 101, Semarang. Kegiatan ini adalah rangkaian pameran yang menjadi program per tiga bulan dari Artotel Gajahmada, Semarang. Selain itu, pameran ini adalah bagian dari roadshow Kencut berpameran di jaringan Artotel di Indonesia. Sebelumnya, Kencut melakukan pameran di Artotel Sanur, Bali dengan tajuk “It Isn’t a Whole” pada 10 Oktober 2019.

Namun, jangan khawatir, Millens. Jika kamu tertarik melihat karya-karya di pameran “Repeat” ini setelah 12 April 2020, kamu bisa mengakses beberapa karyanya di situs resmi Artotel, Artotelgroup.com. Tapi lebih asyik kalau datang langsung kan, Millens? (Gregorius Manurung/E05)