Manfaatkan Momen Syawalan, Klub-Klub Motor Boja Semarang Gelar Kopdar

Manfaatkan Momen Syawalan, Klub-Klub Motor Boja Semarang Gelar <em>Kopdar</em>
Anggota klub motor memajang motor-motor milik mereka yang sudah dimodifikasi. (Inibaru.id/ Audrian F)

Momen syawalan digunakan klub motor Boja untuk saling menjaga kerukunan dan persaudaran. Motor dari masing-masing klub dipajang dan banyak menarik perhatian masyarakat.

Inibaru.id - Deru knalpot motor yang digeber di depan stand menambah nggak lagi membuat malam sunyi. Di sana terpajang ratusan motor yang telah dimodifikasi. Setiap orang yang lalu lalang secara spontan memperhatikan motor-motor yang telah dimodifikasi unik tersebut. Saat itu paling nggak ada 14 klub motor dari berbagai jenis dan merk motor.

Masyarakat menyaksikan deretan motor-motor unik. (Inibaru.id/ Audrian F)

Mereka berkumpul atas inisiasi ketua Karang Taruna Setya Bakti Boja Dargyanto atau yang akrab disapa oleh anak-anak motor sebagai “Pak Ci”. Dia mengatakan kalau momen syawalan ini memang waktu yang tepat untuk mengumpulkan klub-klub motor tersebut.

“Klub motor di Boja ini tambah banyak. Jadi kalau nggak dihimpun akan nggak terkontrol dan cuma nongkrong di pinggiran jalan saja. Nah, wadah ini dipersilakan untuk mereka agar bisa berkumpul bersama dan menampilkan motor mereka kepada masyarakat,” ungkap Pak Ci yang juga pernah menjadi anggota klub motor Motor Sik Club (MSC) ini, Selasa (11/6).

Anggota klub motor sedang menunggui stand motornya. (Inibaru.id/ Audrian F)

Selain itu, Dargyanto juga menambahkan, berkumpulnya klub motor ini juga memiliki tujuan khusus agar masyarakat nggak memandang buruk lagi citra klub motor. Menurutnya, meski klub motor sebetulnya positif tapi ketika nongkrong di pinggir jalan orang memandangnya negatif.

“Soalnya klub motor bukan seperti geng motor. Mereka lebih terarah dan positif. Namun tetap saja kalau tidak bisa menjaga image kan masyarakat jadi punya pandangan beda,” tuturnya.

Nantinya, klub motor ini akan dikumpulkan menjadi satu dalam kelompok “All Rider Boja”. “Kami mungkin juga akan membuat banyak even motor yang bisa lebih meningkatkan produktifitas klub motor Boja,” tutup Dargyanto.

Deretan apik motor-motor modifikasi. (Inibaru.id/ Audrian F)

Para anggota klub pun senang dengan acara ini. Mereka bisa saling bercengkerama. “Senang bisa kumpul bersama teman-teman lain. Saya harap nantinya bakal lebih banyak kegiatan lagi agar kerukunan ini saling terjaga,” tandas Ari (22) salah satu anggota.

Eits, kegiatan nggak cuma berhenti sekadar kumpul dan memajang motor begitu saja. Selepas acara semua anggota dari klub-klub, motor tersebut memunguti sampah di sepanjang Jalan Raya Bebengan, Boja yang diramaikan oleh Syawalan Boja. Salut ya, Millens!

Kalau kamu ikut klub motor juga nggak? (Audrian F/E05)