Ketika Mereka yang Gandrungi Westlife dari Pelbagai Zaman Tumplek Blek

Ketika Mereka yang Gandrungi Westlife dari Pelbagai Zaman <em>Tumplek Blek</em>
Penonton Westlife tampak mengajak swafoto Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Inibaru.id/ Audrian F)

Siapa nyana boyband yang legendaris di tahun 1999 ini sukses menggaet hati penggemar dari pelbagai usia. Bukan hanya mereka yang kini sudah berusia mapan, para milenial baru juga ikut gandrung. Seperti apa perkenalan mereka dengan Westlife?

Inibaru.id - Nadia, gadis asal Jakarta nggak menyangka bakal diminta Shane Filan untuk naik ke panggung. Keberuntungan Nadia jelas membuat ribuan orang yang hadir merasa iri. Bagi Nadia, malam itu adalah malam terbaik dalam hidupnya.

Hal itu tergambar dari ucapannya begitu diajak Westlife naik ke panggung. “Ini momen terbesar dalam hidup saya. Saya selalu mendengar lagu-lagu Westlife saat saya di sekolah,” Nadia terharu. Air matanya meleleh. Hidup makin tambah indah tatkala dia juga dipeluk oleh Mark Feehily.

Nadia, seseorang yang beruntung bisa diajak bernyanyi bersama West Life. (Inibaru.id/ Audrian F)

Boyband yang dikenal dunia ini telah empat kali berganti nama, lo. Nama Westlife akhirnya mereka pakai dari 1999 hingga sekarang. Lagi pertama yang menjadi menjadi best seller dan melambungkan nama mereka adalah "Swear it Again". Kemudian menyusul lagu-lagu yang kian mendongkrak nama mereka seperti "I Have a Dream" dan "Seasons in The Sun".

Nah, anak-anak 90-an pasti nggak asing dengan lagu-lagu tadi. Seperti yang dikemukakan oleh Bayu Indra. Pria berusia 30 tahun ini mengenang bagaimana dia mengenal Westlife.

“Waktu itu belum ada Youtube seperti sekarang. Saya tahu lagu-lagu Westlife dari cd tape. Weslife booming tahun 1999. Saya pun ikut menggemarinya. Jadi sekarang mumpung lagi di Semarang, saya nggak mau ketinggalan buat melihatnya,” ujar pria yang berasal dari Ambarawa itu. Dia juga mengatakan kalau lagu yang paling disukainya adalah "My Love".

Begitupun dengan Yeni, perempuan paruh baya berusia 40 tahun tersebut tahu lagu-lagu Westlife dari suaminya.

“Dulu ketika awal-awal saya menikah, suami saya sering memutar lagu Westlife. Dari yang awalnya saya nggak tahu, jadi tahu karena hampir setiap hari mendengar lagunya,” ujar Yeni yang memang datang ke konser Westlife bersama keluarganya.

Berkat internet, milenial seperti Nadia dapat dengan mudah mengakses lagu-lagu lawas. Nggak cuma Westlife, banyak musikus lain yang lagunya tetap bisa terdengar hingga saat ini.

Mega Laura Lubis salah satunya, dara yang berasal dari Medan itu bisa banyak tahu lagu Westlife dari platform Youtube.

“Iya, saya tahu Westlife kebanyakan dari Youtube. Meskipun genre lagunya nggak begitu saya suka, tapi ada satu-dua lagu yang enak,” ungkap Mega. Selain lagu, tentu ada hal lain yang menjadi daya tarik lebih, khususnya kaum hawa. “Personelnya juga ganteng-ganteng,” selorohnya.

Beda lagi dengan Bayu Kurniawan. Remaja yang berdomisisli di Ungaran tersebut, sangat menggemari Westlife. Dia mengaku sudah tahu Westlife sejak dia mengenyam bangku sekolah dasar.

“Saya suka. Suka sekali. Lagu-lagunya pun banyak yang saya suka soalnya easy listening,” ujar Bayu. Lagu favoritnya adalah Queen of My Hearth. Kalau kamu tahu Westlife dari mana nih, Millens? (Audrian F/E05)