Ganjar Pranowo Tanda Tangani Poin-poin Tuntutan Peserta Aksi di Gubernuran

Ganjar Pranowo Tanda Tangani Poin-poin Tuntutan Peserta Aksi di Gubernuran
Ganjar menandatangani daftar tuntutan mahasiswa. (Inibaru.id/ Audrian F)

Ganjar Pranowo menandatangani poin-poin tuntutan mahasisa. Aksi massa yang tadinya tampak panas akhirnya berangsur adem.

Inibaru.id - Hari mulai siang dan cuaca kian panas. Tuntutan yang tak juga berbalas pun membuat Aliansi Semarang Raya kian meranggas. Pagar Kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan pun jadi korban. Namun, suasana berangsur kondusif setelah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui demonstran pada Selasa (24/9/2019).

Ganjar bersedia membubuhkan tanda tangan pada tuntutan peserta aksi. Sebelumnya, kendati sudah "dibujuk" Kapolrestabes Kota Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji dan Wakil Ketua DPRD Jateng Sukriman, keinginan masyarakat merangsek ke Gubernuran nggak bisa dibendung. 

Massa yang semula berniat menguasai "Gubernuran" pun urung begitu Ganjar memenuhi tuntutan demonstran. Mengenakan kemeja putih, mantan anggota DPR RI it, dengan sejumlah kawalan, mencoba merangsek ke kerumunan massa untuk berbicara di atas podium.

Ganjar menuturkan, sejak beberapa hari ini beberapa teman aktivis memang sudah meminta izin dirinya untuk melakukan aksi.

"Saya sudah persilakan dan mengingatkan untuk selalu kondusif,” kata dia.

Namun, dia berpesan agar peserta aksi menggunakan cara "Jawa Tengah" yang dialogis dan kondusif.

“Nggak perlu pakai marah-marah,” lanjutnya.

Mahasiswa melakukan aksi di kantor Gubernur dan DPRD Jawa Tengah. (Inibaru.id/ Audrian F)

Ganjar juga menjelaskan kenapa dirinya nggak segera menemui peserta aksi. Dia mengatakan, sebetulnya dirinya sudah menunggu di dalam agar masing-masing perwakilan dari mahasiswa berdialog dengannya.

“Saya tunggu di dalam, terangnya, "Sudah saya siapkan tempat agar masing-masing mahasiswa bisa berbicara langsung dengan saya.”

Dia juga berjanji akan menyampaikan segala aspirasi mahasiswa ke Pemerintah Pusat.

“Saya akan sampaikan semua. Tadi mereka sudah meminta saya untuk menyampaikan semua aspirasi ke DPR dan Presiden,” tegasnya.

Setelah Ganjar selesai, perwakilan mahasiswa pun mulai melayangkan tuntutannya. Mereka juga meminta Gubernur Jateng untuk menandatangani tuntutan itu secara langsung di atas materai.

Sejumlah tuntutan yang dilayangkan mahasiswa pada aksi tersebut antara lain menolak pengesahan RKUHP, RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, menolak revisi UU KPK, mendesak DPR untuk segera mengesahkan RUU P-KS, dan beberapa tuntutan lain.

Tanpa berpikir panjang, Ganjar langsung menandatangani daftar tuntutan mahasiswa tersebut.

“Nggak usah terlalu banyak prosedur. Sini, langsung saya tanda tangan saja,” tandasnya.

Tetap teguh membela aspirasi masyarakat Jawa Tengah, nggih, Pak Ganjar! (Audrian F/E03)