Frame of Pemalang dan Geliat Film Lokal

Pemalang punya sederet sineas muda berbakat yang telah memproduksi sejumlah film lokal. Salah satunya komunitas Frame of Pemalang. Seperti apa kiprah mereka?

Frame of Pemalang dan Geliat Film Lokal
Pemran foto komunitas Frame of Pemalang. (harianpemalang.com)

Inibaru.id – Komunitas ini punya kiprah khas dalam mengembangkan kesenian di daerah asalnya, Pemalang, Jawa Tengah. Para anggotanya begitu bersemangat memperkenalkan seni fotografi dan seni  film kepada masyarakat. Mereka kerap mengadakan pameran foto dan pemutaran film.

Melansir suaramerdeka.com (27/3/2018), usaha pengembangan kreativitas di Pemalang yang mereka usahakan nggak main-main lo, Sobat Millens. Mereka menggelar berbagai acara yang berkaitan dengan film untuk menyambut Hari Film pada 30 Maret .

“Kami dari komunitas Frame of Pemalang ingin memberikan warna untuk daerah ini melalui jalur seni fotografi maupun seni film,” kata Rendi Wijaya, salah seorang anggota Frame of Pemalang.

Menurut Rendi, komunitas tertarik dengan seni film karena lebih menantang dan butuh bekal pengetahuan yang luas. Tahun lalu, Frame of Pemalang juga telah memproduksi sebuah film hasil garapan mereka.

Bertajuk Ibumi, film yang disutradarai Abdi Widyatama, salah seorang anggota Frame of Pemalang itu berkisah ihwal keterbatasan yang dihadapi oleh seseorang. Film tersebut mengangkat tema sosial yaitu kemiskinan dan isu soal pelestarian alam.

Selain komunitas Frame of Pemalang, beberapa komunitas lain juga ikut mengembangkan seni film di kabupaten penghasil nanas madu itu. Banyak dari mereka serius banget menggarap film. Hasilnya cukup menggembirakan. Menurut Rendi, masyarakat Pemalang kini giat memajukan film yang disemangati keinginan mengangkat nama daerah dan menggali potensi seni yang ada di kota tersebut.

“Sekarang ini kami juga tengah membuat iklan film yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat terkait pandangan mereka terhadap dunia perfilman di Indonesia,” tambah Rendi.

Nah, pada perayaan Hari Film lalu, acara pemutaran dan bedah film yang digagas komunitas Frame of Pemalang bertajuk “Ngopi (Ngobrol Pilem)”.  Acara digelar di Sentana Mulia Hotel, Pemalang, dan tiga film yang diputar dan dibedah, yaitu Putu, Pepager, dan Ciuman Terakhir. Ketiganya merupakan film karya anak Pemalang. (MEI/SA)