Ardhito Pramono Beberkan Sisi Gelapnya Lewat Album Craziest Thing Happened in My Backyard

Ardhito Pramono Beberkan Sisi Gelapnya Lewat Album Craziest Thing Happened in My Backyard
Ardhito Pramono. (www.pinterest.com/netmediatama/)

Album terbaru Ardhito Pramono, Craziest Thing Happened in My Backyard ternyata mengungkap banyak sisi gelap dari penyanyi ini. Setiap lagunya pun mengungkap cerita yang berbeda. Seperti apa lengkapnya?

Inibaru.id – Ardhito Pramono menelurkan album terbaru berjudul Craziest Thing Happened in My Backyard. Di mini album ini, Ardhito mengungkap sisi gelap dan personalnya.

Kata backyard di judul albumnya ditafsirkan sebagai tempat dimana Ardhito menyimpan banyak kenangan baik, buruk, serta rahasianya. Berbagai hal ini diungkap dalam sederet lagu berjudul "Trash Talkin’", "925", "Here We Go Again/Fanboi", "Plaza Avenue", serta "Happy".

Album ini adalah album mini keempat yang dirilis oleh Ardhito. Sebelumnya, dia merilis album Ardhito Pramono (2017), Playlist Vol.2 (2017), serta Letter to My 17 Year Old (2019). Selain empat album tersebut, Ardhito juga sempat merilis single untuk film Susah Sinyal dan Fine Today.

Ardhito Pramono (pophariini.com/)
Ardhito Pramono (pophariini.com/)

“Gue menulis dengan lebih jujur dan dewasa dari karya sebelumnya, terbuka untuk membahas hal-hal gelap dengan kemasan musik yang bisa dikatakan ceria. Midsommar dari Ari Aster dan Parasite dan Bong Joon Ho adalah dua film yang cukup menginspirasi gue selama menulis EP ini,” terang Ardhito.

Lagu pertama di album ini, "Trash Talkin'" memiliki nuansa khas lagu-lagu Elvis Presley. Sementara itu, lagu "925" menggambarkan para pekerja kantoran yang sudah jenuh bekerja dengan nuansa musik bossa nova yang sangat kental. Lagu "Here We Go Again/Fanboi" cenderung memiliki nuansa ceria dengan musik khas Disney.

Meskipun bisa dianggap sebagai lagu cinta, "Plaza Avenue" mengungkap kebiasaan minum Ardhito. Sementara itu, "Happy" justru mengungkap rasa penyesalan dan pertanyaan tentang pencapaian hidup.

Ardhito Pramono. (pinterest.com/pinsoftifi/)
Ardhito Pramono. (pinterest.com/pinsoftifi/)

Seluruh lagu di album ini ternyata sudah disiapkan untuk dirilis setiap 10 hari sejak 28 Februari 2020 lalu. Lokasi dari pembuatan video ini ada di Sydney, Australia dan diproduksi oleh Athevisuals dengan sutradara Ivan Saputra Alam. Ardhito ternyata juga merilis album ini dalam bentuk live session dalam Youtube Music Lens.

Kamu sudah mendengarkan lagu-lagu baru Ardhito belum, Millens(Med/IB09/E06)