5 Fakta Menarik Aquanus, Superhero Amfibi dari Bumilangit

5 Fakta Menarik Aquanus, Superhero Amfibi dari Bumilangit
Aquanus. (Greenscene)

Selain Gundala, Jagat Sinema Bumilangit juga akan memfilmkan pahlawan super berjudul Aquanus. Yuk simak fakta menarik si superhero amfibi satu ini!

Inibaru.id – Beberapa waktu lalu Screenplay dan Bumilangit mengumumkan peluncuran Jagat Sinema Bumilangit Jilid 1. Pada jilid satu ini, ada tujuh film yang akan digarap dengan 19 nama aktor dan aktris yang dipastikan bergabung dalam film.

Setelah Gundala yang dijadwalkan tayang 29 Agustus mendatang, nantinya bakal ada jagoan lain. Salah satu di antaranya yakni Aquanus. Pahlawan super yang satu ini sudah ramai diperbincangkan warganet meski belum diketahui pasti kapan ditayangkan.

Sembari menunggu pengumuman kapan bakal tayang, mending simak dulu deh lima fakta menarik tentang Aquanus ini.

Diciptakan Wid NS

Karakter Aquanus diciptakan Widodo Noor Slamet atau yang akrab disapa Wid NS. Karakter ini kali pertama muncul pada 1968 dalam judul komik Aquanus di Planet Vibhy.

Wid NS merupakan komikus asal Yogyakarta yang lahir pada 22 November 1938. Dia mulai memiliki ketertarikan kepada tokoh-tokoh fiksi atau superhero sejak 1963.

Diperankan Nicholas Saputra

Yap, superhero yang bisa hidup di darat dan di air ini nantinya bakal diperankan Nicholas Saputra. Kabar ini sontak membuat penggemar pemeran Rangga dalam Ada Apa dengan Cinta itu heboh. Hm, apakah Nicho mampu memerankan sosok Aquanus? Tunggu saja aksinya.

Berlatar di Yogyakarta

Cerita Aquanus dalam komik yang diciptakan Wid NS ini mengambil latar tempat di Yogyakarta. Kendati demikian, belum ada akabr lagi apakah proses syuting akan dilakukan di Yogyakarta atau di tempat lain. Selain Aquanus, Wid NS sering mengambil latar Kota Gudeg tersebut dalam komiknya yang lain.

Cerita Aquanus

Aquanus yang memiliki nama asli Dhanus ini sejatinya berasal dari Planet Zyba, bangsa yang dapat hidup di darat dan di air. Ketika Aquanus masih bayi, planetnya diserang bangsa Burbur. Penyerangan tersebut membuat orang tua Dhanus terpaksa melarikan dirinya melalui sebuah roket menuju planet Bumi. Roket tersebut jatuh di lautan dan Dhanus kemudian ditemukan dan dirawat pemburu paus.

Suatu ketika saat Dhanus menyelam di dasar laut, ada gurita raksasa yang hendak menyerangnya. Seseorang yang mengaku berasal dari Zyba kemudian menolongnya. Orang tersebut akhirnya tewas ditembak para penyelam.

Sebelum akhirnya tewas, orang tersebut sempat memberikan sabuk sinar pelangi kepada Dhanus. Sabuk ini kemudian menjadi senjata andalan Aquanus. Sementara itu, nama Aquanus berasal dari Aqua yang berarti air dan Nus diambil dari namanya, Dhanus.

Remake

Pada 2008, muncul komik baru Aquanus berjudul Benua Ketujuh. Dalam komik ini, Aquanus hadir dengan kostum baru dan memimpin tim pengawal bawah laut yang bernama Humuna-shim.

Komik remake ini diterbitkan Metha Studio yang bekerja sama dengan Neo Paradigm Studio. Dalam versi remake, Berny Julianto berperan sebagai penulis dan pewarna karakter. Sementara itu, komik digambar Arief Hargono, Dwi Aspitono, dan Nico Jeremia.

Hm, bagaimana Millens, sudah siap menonton aksi Aquanus? (IB18/E04)