Kenal Lebih Dekat dengan Eksim Atopik dan Penyebabnya

Beberapa hari lalu, kisah warganet tentang bayinya yang terkena eksim atopik setelah dipegang banyak orang viral di Instagram. Lantas, sebenarnya apa sih eksim atopik itu dan apa penyebabnya?

Kenal Lebih Dekat dengan Eksim Atopik dan Penyebabnya
Ilustrasi bayi menderita eksim atopik. (Shutterstock)

Inibaru.id – Kisah warganet di Instagram kembali menjadi bahan perbincangan masyarakat. Beberapa hari lalu, akun bernama @papeeryuzio membagikan ceritanya tentang si bayi yang terkena eksim atopik setelah dibawa ke kondangan. Pipi sang bayi yang bernama Ryu itu memerah dan gatal-gatal usai dipegang banyak orang.

Nah, penyakit eksim ini memang banyak terjadi di usia-usia bayi. Meski begitu, orang dewasa bahkan manula juga rentan terkena penyakit ini. Ada banyak jenis eksim (dermatitis) seperti eksim atopik, eksim seborik, dan eksim kontak. Eksim yang paling banyak diderita balita adalah eksim atopik.

Dilansir dari Alodokter.com (27/1/2019), eksim atopik adalah penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya rasa gatal secara terus-menerus dan timbul ruam kulit yang memerah. Ruam atau rasa gatal tersebut dapat muncul di satu atau lebih di area tubuh, seperti pada bayi akan muncul di wajah, lengan, atau betis kaki. Jika orang dewasa, ruam biasanya akan muncuk di daerah siku, pergelangan tangan, kaki, leher, serta lutut bagian dalam.

Selain gatal, penderita eksim atopik juga akan merasa gejala lain misal kulit menjadi kasar, menebal, dan bersisik. Bagian kulit yang bermasalah juga dapat berubah semakin parah dengan mengeluarkan darah seperti kulit terbuka.

Penyebab eksim atopik memang belum diketahui secara pasti, tetapi ada beberapa faktor yang diduga memicu munculnya kondisi ini. Beberapa di antaranya adalah cuaca, makanan, debu, pakaian atau selimut yang digunakan, infeksi bakteri atau virus, dan biang keringat.

Dalam kasus bayi Ryu, eksim atopik dideritanya setelah mendapat kontak fisik dari orang lain yang nggak bersih tangannya. Ini mungkin benar. Namun, bisa jadi karena si bayi memiliki pertahanan tubuh yang nggak sempurna sehingga tubuhnya bereaksi terhadap hal-hal yang biasanya dianggap normal.

Bisa juga terjadi karena kulit bayi sensitif. Orang tua perlu tahu apakah si bayi punya kulit yang sensitif atau tidak, agar nggak salah kaprah.

Eksim atopik juga bersifat kambuh-kambuhan dan nggak cuma disebabkan satu faktor saja. Bila rasa gatal kambuh, hal ini dapat ditangani dengan tidak menggaruk area yang gatal, tapi dengan digosok lembut. Kemudian ada baiknya menghindarkan penderita dari paparan udara atau air yang terlalu panas dan dingin. Kalau masih khawatir, ada baiknya mengunjungi dokter kulit untuk berkonsultasi. (IB07/E04