"Yowis Ben", Film Bayu Skak yang Bakal Bikin Kamu Kenal Kota Malang

Selain menampilkan keindahan Malang dan sekitarnya, film ini juga memakai Bahasa Jawa, bukannya Bahasa Indonesia sebagaimana film lokal pada umumnya.

"Yowis Ben", Film Bayu Skak yang Bakal Bikin Kamu Kenal Kota Malang
Film "Yowis Ben" yang disutradarai oleh Youtuber Bayu Skak (Brilio.net)

Inibaru.id – Setelah sukses menjadi Youtuber ternama, Bayu Skak mencoba peruntungan di dunia perfilman nasional. Berkolaborasi dengan sineas muda berbakat asal Yogyakarta, Fajar Nugros, Bayu menggarap film drama komedi berjudul Yowis Ben. Berlatar tempat Kota Malang, hampir seluruh film itu menggunakan dialog berbahasa Jawa.

Sejumlah bintang film papan atas dipastikan akan turut serta dalam film yang diproduksi Starvision Plus tersebut, di antaranya Aulia Fauziah, Joshua Suherman, Cut Meyriska, Arief Didu, dan Brandon Salim. Meski secara keseluruhan film tersebut bercerita tentang pembentukan grup band  remaja, film ini sebenarnya mengambil tema kegelisahan remaja yang tengah mencari jati diri.

Baca juga:
Untuk Kali Pertama Film Korea Raih Penghargaan BAFTA
Go International, "Pengabdi Setan" Bakal Tayang di 42 Negara

“Ini film komedi musikal. Ceritanya anak muda yang ingin membentuk band karena memiliki kegelisahan sendiri-sendiri dan ingin membuktikan bahwa mereka bisa berarti. Jadilah mereka bergabung dalam Yowis Ben,” ucap Bayu Skak, sebagaimana ditulis Jawapos.com (7/2/2018).

Ide pembuatan film ini berawal dari kecintaan Bayu pada kota kelahirannya, yakni Malang. Dia mengaku sangat ingin membuat film yang bisa mengangkat pariwisata kota tersebut, hingga dibuatlah Yowis Ben sebagai salah satu dari sedikit film yang mengambil lokasi syuting di Kota Apel tersebut.

Alun-Alun Kota dan Museum Angkut menjadi sejumlah tempat ikonik di Malang yang bisa kamu tonton dalam film ini. Selain itu, Yowis Ben juga bakal menampilkan keindahan Kawah Ijen yang merupakan ikon Banyuwangi.

Kemudian, untuk menunjukkan unsur kedaerahan yang kuat, film berdurasi 100 menit itu juga sengaja menggunakan Bahasa Jawa, bukannya Bahasa Indonesia sebagaimana film nasional pada umumnya. Namun begitu, Bahasa Jawa yang dipakai juga memakai dialek tertentu.

Baca juga:
"Black Panther", Menjelajahi Wakanda bersama Sang Superhero
Cara Bermedsos yang Menguntungkan

“Dialek Jawa yang dipakai di film ini campuran. Ada Jateng, ada pula Jawa khas Ngalam (Malang). Di trailer bisa dilihat aku mengumpat dengan kata ‘tak ceples tilismu’ yang sangat khas Ngalam,“ tandas Bayu.

Sepertinya film ini unik dan menarik, ya Millens. Biar kita bisa tahu bagaimana keindahan kota Malang dan Bahasa Jawa khas Ngalam, jangan lewatkan film Yowis Ben yang akan tayang di bioskop mulai 22 Februari 2018. (AW/GIL)