Waspadai Virus Korona, Rumah Sakit Columbia Asia Semarang Beri Edukasi

Waspadai Virus Korona, Rumah Sakit Columbia Asia Semarang Beri Edukasi
Rumah Sakit Columbia Asia beri edukasi mengenai Novel Coronavirus, Jumat (7/2). (Inibaru.id/ Audrian F)

Novel Coronavirus sedang menjadi perhatian dunia. Meski Indoensia masih terbilang aman, namun kewaspadaan perlu dilakukan.

Inibaru.id - Novel Coronavirus atau yang lebih dikenal dengan virus korona dalam beberapa waktu terakhir telah menjadi perhatian dunia. Virus yang menyerang pernapasan ini sudah menelan ratusan korban.

Virus ini disinyalir berasal dari sebuah kota di Tiongkok yaitu Wuhan, namun seiring berjalannya waktu, beberapa negara sudah terdeteksi terkena dampak virus tersebut.

Meskipun Indonesia masih berstatus aman, namun kewasapadaan tetap diperlukan. Itulah yang hendak disampaikan oleh Rumah Sakit Columbia Asia Semarang pada acara “Health Talk” dengan tema “Pnemonia Coronavirus 2019-nCoV”.

Acara yang dilaksanakan pada Jumat (7/2/2020) sore tersebut memberikan edukasi mengenai penjelasan virus korona beserta bagaimana pencegahannya. Di Ruang Tunggu Rawat Jalan, Dr. Aslani Threestiana Sari membeberkan banyak hal kepada para peserta yang terdiri dari pasien dan beberapa komunitas Rumah Sakit Columbia.

Dr. Aslani Threestiana Sari memberikan imbauan mengenai virus korona. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Dr. Aslani Threestiana Sari memberikan imbauan mengenai virus korona. (Inibaru.id/ Audrian F)

Menurut Dokter Aslani, virus korona bisa menyerang berbagai usia. Namun sejauh ini yang paling rentan adalah anak-anak dan lansia.

Kemudian yang paling penting, Dokter Aslani menekankan pentingnya menjaga diri sendiri. Sebab pencegahan terbaik adalah mulai dari diri sendiri.

“Mungkin dari yang paling mendasar, hindari kontak dengan orang yang terkena Coronavirus. Selain itu juga dengan hewan-hewan liar. Soalnya hewan liar kita nggak tahu bagaimana kondisinya,” ujar Dokter Aslani.

Namun nggak hanya itu. Dokter Aslani juga menekankan untuk rajin-rajin mencuci tangan. Setiap benda-benda yang kita pegang di manapun itu belum tentu aman. Cuci tangan yang baik adalah dengan air yang mengalir dan pakai sabun. Ingat ya, pakai sabun!

Health Talk membahas virus korona dihadiri oleh pasien dan komunitas Rumah Sakit Columbia Asia. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Health Talk membahas virus korona dihadiri oleh pasien dan komunitas Rumah Sakit Columbia Asia. (Inibaru.id/ Audrian F)

Kemudian untuk seseorang yang kerja di pasar misalnya, disarankan memakai sarung tangan. Karena pekerjaan di pasar punya potensi besar untuk kontak dengan banyak barang kotor.

“Ya meskipun hal ini kadang sulit diterapkan. Cuma untuk menjaga diri, mohon dilakukan,” ucapnya.

Dokter Aslani mengimbau pada orang yang terlanjur tertular untuk selalu sadar diri. Dalam arti harus menjaga dan jangan sekalipun berpikir untuk menulari orang lain.

“Hal yang bisa dilakukan adalah kalau batuk atau bersin mulut ditutup. Atau menggunakan tisu. Kalau sudah untuk menutupi tangan tolong dicuci dan tisu dibuang di sampah. Tapi kalau bisa, saat sedang sakit jangan ke mana-mana dulu,” jelasnya.

Selain itu Dokter Aslani juga mengingatkan untuk nggak mendatangi negara yang sudah terdeteksi terkena dampak dari penyebaran virus ini. Kalau benar-benar harus mendatangi pakailah alat pelindung diri.

“Disarankan sebaiknya jangan mendatangi. Masih rawan,” pungkas Dokter Aslani.

Jadi meskipun masih terbilang aman, namun kita harus selalu waspada ya, Millens. Oh, iya, Dokter Aslani juga meminta agar jangan mudah termakan berita mengenai penyebaran virus korona di Indonesia. Telaah dulu dan tetap jaga diri. (Audrian F/E05)