Warga Jepara Antusias Buktikan Fenomena Hari Tanpa Bayangan

Jepara menjadi daerah pertama di Jawa Tengah yang mengalami hari tanpa bayangan. Seperti apa ya cerita warga yang menyaksikan fenomena ini?

Warga Jepara Antusias Buktikan Fenomena Hari Tanpa Bayangan
Beberapa pengunjung sengaja berfoto di bawah sinar matahari saat fenomena hari tanpa bayangan di Jepara, Kamis, (10/10). (Inibaru.id/ Pranoto)

Inibaru.id - Fenomena hari tanpa bayangan mengundang rasa penasaran banyak orang di Jepara. Banyak yang sengaja memotret benda atau diri, tepat saat matahari bersinar terik pada pukul 11.24 WIB, Kamis, (10/10).

Sugiarto, warga Kelurahan Panggang, Kecamatan Kota Jepara itu sengaja membawa sebuah botol air mineral kemudian dia foto di depan halaman rumahnya. Hasilnya nggak ada bayangan yang nampak.

"Tidak ada bayangannya, ketika saya sengaja berdirikan sebuah botol minum di depan rumah. Ya agak terkejut juga sih. Saya tahunya ada fenomena ini dari berita-berita di media sosial," kata dia.


Foto sebuah botol yang sengaja difoto untuk membuktikan fenomena hari tanpa bayangan. (Inibaru.id/ Pranoto)

Beberapa warga lain, di obyek wisata Pantai Kartini Jepara, juga mengaku penasaran akan fenomena ini. Anam misalnya. Setelah mengetahui informasi itu dia langsung menjajal berfoto di bawah terik matahari. Dia terkejut saat bayangannya nggak nampak.

Eits, ada pula warga Jepara yang nggak menggubris terkait informasi itu. Zain, di antaranya. Dia mengaku mengerti akan adanya informasi itu, hanya saja dia nggak tertarik untuk mengabadikan foto di bawah mentari.

"Tahu sih ada informasi itu, tapi ya biasa saja. Wong agak mendung tadi juga," paparnya.

Berdasarkan informasi BMKG, Jepara menjadi daerah pertama di Jawa Tengah yang mengalami hari tanpa bayangan, pada tanggal 10 Oktober 2019. Selanjutnya, pada tanggal 11, 12 dan 13 Oktober, berturut-turut wilayah lain mengalami fenomena ini.

Di antaranya, Semarang, Blora, Pati, Brebes, Sragen, Salatiga, Ungaran, Purwokerto, Banjarnegara, Wonogiri, Karanganyar, Sukoharjo, Solo, Banyumas, dan Cilacap.

Fenomena ini muncul karena posisi matahari berada tepat di atas kepala atau titik zenit. Kalau daerahmu kapan mengalami fenomena ini? (Pranoto/E05)