Ganggu Tidur Siang Wagub Sulsel, Acara Musik Dihentikan

Ganggu Tidur Siang Wagub Sulsel, Acara Musik Dihentikan
Suasana diskusi panitia acara Makassar Millenial Sound dengan pihak kepolisian dan kelurahan. (detiknews.com)

Sebuah acara musik di Makassar dihentikan paksa karena disebut-sebut mengganggu tidur siang Wakil Gubernur. Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan beberkan berbagai alasan dirinya bubarkan acara tersebut.

Inibaru.id - Sebuah acara musik di kafe yang terletak nggak jauh dari rumah jabatan (rujab) Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dihentikan paksa karena dianggap mengganggu tidur siang sang wagub. Sontak hal ini menjadi perbincangan warganet. Acara yang bertajuk “Makassar Millenial Sound” tersebut menyajikan coaching clinic musik dan diskusi kewirausahaan anak muda.

Acara tersebut digelar di Red Cafe di Jl. Yusuf Daeng Ngawing yang berjarak sekitar 100 meter dari rujab Andi Sudirman Sulaiman. Rijal Jamal, Penanggung jawab acara mengaku langsung dihampiri oleh seorang staf wagub dan dua orang Satpol PP pada Kamis (26/6) pukul 14.00 WITA. Dia mengaku, acara dihentikan saat penitia melakukan check sound.

“Acara kami hentikan karena mengganggu Wakil Gubernur tidur siang,” kata Rijal mengklarifikasi. Nggak hanya menerima kemarahan staf dan satpol PP yang menghampirinya, dia juga langsung dihadapkan dengan pihak kepolisian serta kelurahan setempat. Mereka bahkan diminta untuk nggak lagi mengadakan acara musik.

"Padahal kita ini kan anak muda yang bekerja di industri kreatif musik dan digital. Saya mau sampaikan ini ada nilai ekonomi kreatifnya, ini industri kreatif," kata Rijal menyesalkan pembubaran acaranya.

Staf Wakil Gubernur Sulsel mengatakan, acara tersebut nggak memiliki izin. Selain itu pernyataan Andi yang disampaikan melaui stafnya menyebutkan bahwa kegiatan tersebut mengganggu kegiatan komunikasi dengan tamu pemerintah di rujab wagub. “Banyak laporan warga termasuk anak-anak. Pak Wagub juga masih punya anak yang masih kecil (bayi),” tambahnya.

Nggak heran peristiwa ini menuai berbagai tanggapan liar warganet. Menanggapi hal ini, Andi mengaku saat itu dia tengah sakit dan memutuskan untuk berada di rujab. “Saya memang agak sakit, makanya di rujab,” ujarnya pada detik, (28/6). Di samping itu, kawasan rujab gubernur disebut sebagai daerah pendidikan dan religi. Nah, gimana menurutmu Millens? (IB27/E05)