Viral Video Perundungan Siswi SMP di Purworejo, Ganjar Langsung Ambil Tindakan Ini

Viral Video Perundungan Siswi SMP di Purworejo, Ganjar Langsung Ambil Tindakan Ini
Tiga pelaku perundungan terhadap siswi SMP di Purworejo. (twitter.com/ini_polisi)

Ganjar terkejut saat tahu video perundungan Siswi SMP terjadi di Purworejo. Seperti apa tindakan yang dia ambil untuk menangani kasus ini?

Inibaru.id – Rabu (12/2/20) malam warganet di Indonesia tengah ramai membahas video viral yang menunjukkan siswi SMP di Purworejo menjadi korban aksi perundungan teman-temannya. Hal ini memancing reaksi dari Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo.

Tribunnews, Rabu (12/2) menulis, Ganjar mengaku nggak nyangka jika video perundungan ini diambil di SMP Muhammadiyah, Butuh, Purworejo. Dia pun langsung menelepon kepala sekolah tersebut untuk meminta keterangan.

Tak hanya meminta keterangan terkait dengan kasus ini secara lengkap, Ganjar juga meminta kepolisian setempat untuk mengatasinya.

Akun sy dibanjiri kejadian di salah satu SMP di Butuh Purworejo. Sy sdh telp kaseknya & dia sdh urus. Polisi juga sdh menerima laporannya. Bsk saya minta pengawas sekolah & dinas utk turun agar bicara dg ortu anak2 itu. Pak Bupati Purworejo jg sdh sy kontrak. --- Sayangi temanmu!” cuit Ganjar di akun Twitter pribadinya, @ganjarpranowo yang hingga kini mendapat ribuan komentar, retweet dan likes tersebut.

Meski melibatkan aparat kepolisian, Ganjar juga mempertimbangkan usia anak-anak yang melakukan perundungan tersebut.

“Karena mereka masih anak-anak, saya minta diberikan konseling besama ortunya,” ucap Ganjar.

Video dengan durasi 28 detik ini langsung menjadi perbincangan hangat pengguna twitter dan WhatsApp Group. Dalam video ini, terlihat jelas beberapa siswa berjenis kelamin laki-laki menampar, memukul, menendang, hingga memakai gagang sapu ijuk untuk memukul korban. Sang siswi hanya bisa terduduk di kursi sambil menyembunyikan kepalanya. Meski korban sudah menangis, pelaku perundungan justru tertawa dan terus melakukan aksi tak terpujinya.

Kejadian ini dibenarkan oleh Wakapolres Purworejo, Kompol Andis Arfan Tofani. Dia menyebut aparat masih melakukan pendalaman. Tiga orang pelaku dikabarkan sudah ditahan di Polres Purworejo.

Kalau menurut Millens, para pelaku perundungan ini harus dihukum atau  cukup mendapatkan konseling nih? (IB09/E06)