Video Viral Dugaan Polisi Pukuli Mahasiswa UBL Lampung, Polda: Masih Kami Selidiki

Video Viral Dugaan Polisi Pukuli Mahasiswa UBL Lampung, Polda: Masih Kami Selidiki
Ilustrasi: Mahasiswa diduga diculik dan dipukuli. (Pixabay/Public Domain Pictures)

Sebuah video yang menunjukkan beberapa polisi tengah memukuli dua pemuda yang diduga mahasiswa beredar di media sosial. Peristiwa yang diduga terjadi di Lampung tersebut masih diselidiki polisi.

Inibaru.id – Sebuah video yang menunjukkan aparat kepolisian yang tengah memukul mahasiswa beramai-ramai beredar di media sosial Twitter. Video pendek berdurasi 14 detik tersebut diketahui diunggah oleh akun @ssundayyslave pada Kamis (8/10) sekitar pukul 12.37 WIB.

Video yang tampak diambil dari dalam mobil tersebut menunjukkan beberapa lelaki berseragan polisi tengah berkerumun memukuli dua orang berjaket biru langit yang diduga adalah mahasiswa.

Dalam keterangan video tersebut disebutkan bahwa dua orang pemuda ini adalah mahasiswa dari Universitas Bandar Lampung (UBL).

Mahasiswa UBL Lampung diculik, digebukin,” tulisnya.

Beredar video mahasiswa di Lampung diduga diculik terkait aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja.(Kompas/Twitter)
Beredar video mahasiswa di Lampung diduga diculik terkait aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja.(Kompas/Twitter)

Di kolom komentar, akun tersebut juga menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di daerah Flamboyan tanpa informasi lebih detail. Beberapa komentar warganet pada unggahan video tersebut mengatakan, peristiwa itu adalah hasil sweeping aparat kepolisian di Bandar Lampung.

Sayangnya, video tersebut sudah tidak bisa ditemukan lagi pada Jumat (9/10) siang ini. Namun ada video serupa yanag diunggah oleh akun @WoodzAcha. Dalam video pendek tersebut, perekam terdengar panik melihat peristiwa yang terjadi.

“Diigebukin… digebukin.. digebukin… digebukin… ehh, eh.. dijejekin, dijejekin dong,” ucapnya dalam video.

Dalam peristiwa tersebut beberapa petugas kepolisian tampak melayangkan kepalan tangan dan juga menghantam dua pemuda tersebut dengan helm.

Menganggapi hal tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Masih kami selidiki ya," ungkap Pandra.

Hal ini masih diselidiki Polda Lampung. (Harian Momentum)
Hal ini masih diselidiki Polda Lampung. (Harian Momentum)

Menurutnya, nggak ada aksi sweeping seperti spekulasi netizen yang mengomentari video tersebut. Namun, dia mengatakan bahwa aparat kepolisian dibantu TNI memang menyisir beberapa titik di Bandar Lampung.

"Tapi enggak ada sweeping ya. Ini hanya giat cegah dan tangkal," kata Pandra.

Menurutnya, kegiatan cegah dan tangkal merupakan upaya preventif dari pengamanan aksi demonstrasi buruh yang berlangsung pada Kamis (8/10) kemarin.

"Jangan sampai ada yang tidak memiliki identitas maupun identitasnya meragukan, yang bisa membahayakan aksi penyampaian pendapat. Apakah benar mereka buruh, apakah murni ingin menyampaikan pendapat," jelasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0410 Bandar Lampung Kolonel Romas Herlandes mengatakan pihaknya tengah membantu kepolisian untuk patroli di sejumlah tempat di Bandar Lampung.

"Kami memang patroli yang bersifat imbauan kepada adik-adik untuk kesadaran mereka. Jika tidak ada keperluan, untuk membubarkan diri dan jangan melakukan kegiatan yang menimbulkan kericuhan," ungkap Romas.

Kita tunggu fakta dan klarisikasi dari kejadian ini ya, Millens! (Kom/IB27/E03)