Video Tantangan Kunyah Sabun Dicekal Youtube

Sudah ada 37 orang yang terkapar akibat mengikuti tantangan kunyah sabun atau “Tide Pod Challenge" yang marak di media sosial. Youtube yang menjadi salah satu corong "kampanye" ini pun mencekal video-video tersebut.

Video Tantangan Kunyah Sabun Dicekal Youtube
Tide Pod Challange (Melmagazine)

Inibaru.id – Millens sudah pernah melihat video tantangan kunyah sabun bernama “Tide Pod Challenge,” belum? Nah, lantaran dianggap membahayakan, Youtube memastikan bakal mencekal video-video berisikan "kampanye" ini di seluruh kanal.

Meski terlihat seperti tantangan seru-seruan, Youtube menganggap tantangan ini bisa membahayakan fisik atau nyawa. Ini sesuai dengan Pedoman Komunitas Youtube yang memang melarang video dengan tipe begituan.

“Kami akan hapus video itu karena melanggar kebijakan,” ucap juru bicara Youtube, seperti ditulis Kompas.com, Sabtu (20/1/2018).

Saat ini, Tide Pod Challenge sedang memang cukup ngetren di AS, khususnya di kalangan anak muda. Untuk melakukannya, kita hanya perlu menelan dan mengunyah deterjen bermerek Tide yang memiliki kemasan laiknya permen.

Baca juga:
Motor Anyar Jokowi di Istana Bogor
Antam Luncurkan Batang Emas Berlogo Anjing Tanah

Kemasan Tide berbentuk kapsul berwarna biru dan oranye yang mencolok. Nah, sembari melakukannya, para peserta harus direkam dalam video dan diunggah ke sosial media atau Youtube dengan tagar #TidePodChallenge.

Meski baru populer sejak awal 2018, setidaknya sudah ada 37 remaja yang harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami keracunan pasca-menelan deterjen ini.

Produsen Tide, Protect & Gamble, menuturkan, deterjen ini mengandung etanol, hidrogen peroksida, dan polimer. Ini tentu sangat berbahaya jika tertelan, karena bisa memicu muntah-muntah, diare, hingga kesulitan bernafas.

Hal ini sesuai dengan penuturan para korban Tide Pod Challenge yang dilarikan ke rumah sakit. Sebagian dari mereka bahkan mengaku tekanan darahnya berubah dengan drastis, jantungnya berdebar-debar, jatuh pingsan, dan kejang-kejang.

Protect & Gamble mengaku prihatin produknya digunakan untuk tantangan semacam ini. Mereka berharap, nggak ada lagi yang menyalahgunakan produk buatan mereka untuk tantangan konyol semacam itu. 

Senada dengan Protect & Gamble, dokter dari Florida Poison Information Center, Alfred Aleguas, juga menganggap tantangan ini konyol. Menurutnya, tantangan ini sangat bodoh.

Baca juga:
T-Rex, Robot Asli Indonesia
Whatsapp Business Sudah Bisa Dipakai di Indonesia. Mau Coba?

“Ini bukan lelucon, keselamatan jiwa nggak bisa dijadikan permainan,” tegas Alfred.

Iya sih, ini memang konyol! Tantangan kok makan sabun! Masih banyak cara elegan kok buat eksis di media sosial. Menguji adrenalin atau keberanian sih boleh-boleh saja, ya, Millens. Namun, ini nyawa lo taruhannya. (AW/GIL)