Video Pembangunan RS Corona di Tiongkok Hanya Dalam Waktu 2 Hari Cuma Hoaks

Video Pembangunan RS Corona di Tiongkok Hanya Dalam Waktu 2 Hari Cuma Hoaks
Pembangunan rumah sakit virus corona di Tiongkok. (Twitter/BBCIndonesia - Getty Images)

Kabar yang menyebut Tiongkok membangun rumah sakit khusus virus corona dalam waktu dua hari ternyata hoaks. Lantas, seperti apa faktanya?

Inibaru.id – Belakangan ini di berbagai media sosial tengah viral video dan foto-foto dengan keterangan Tiongkok telah membangun rumah sakit khusus virus corona. Rumah sakit setinggi 57 lantai ini disebut-sebut dibangun hanya dalam waktu 2 hari. Setelah ditelusuri, kabar ini ternyata hoaks atau kurang tepat.

Liputan6, Kamis (30/1/20) menulis, anggota DPR Budiman Sudjatmiko turut me-Retweet cuitan yang berasal dari akun @Luana0119411577 tersebut. Dia menyebut Tiongkok sebagai negara yang hebat karena bisa membangun rumah sakit secepat itu.

Sialan, China! Dari problem, Ia ubah jadi peluang. Dari sentimen #coronavirus yang negatif, Ia ubah untuk mempertontonkan pada dunia keunggulan teknik dan kelenturan birokrasi mereka menjadi krisis. Manajemen Bandung Bondowoso yang di kita jadi mitos, di sana jadi etos,” cuitnya di akun @budimandjatmiko pada Rabu (29/1) lalu.

Sayangnya, berbagai pujian pada Tiongkok terkait dengan pembangunan rumah sakit ini ternyata nggak tepat. Memang, Tiongkok sedang berusaha secepat mungkin membangun rumah sakit demi menangani kasus virus corona, namun pembangunannya diperkirakan baru selesai pada 3 Februari 2020.

Faktanya, rumah sakit khusus pasien penderita virus corona dibangun di atas lahan seluas 25 ribu meter persegi ini juga hanya setinggi dua lantai dan bisa menampung 1.000 tempat tidur. Selain itu, ada rumah sakit lain sejenis yang dibangun di Wuhan dengan kapasitas 1.300 tempat tidur, namun target penyelesaiannya juga masih lama, yakni 5 Februari 2020.

Video yang menunjukkan pembangunan gedung 57 lantai dalam waktu singkat ini ternyata adalah proyek ‘Mini Sky City’ yang ada di Changsha. Selain itu, bukannya 19 hari, pembangunan ini sebenarnya 19 hari. Proses pembangunan ini dilaporkan situs Wall Street Journal pada 13 Maret 2015.

Jangan mudah percaya dengan informasi yang terkesan bombastis, ya Millens? Bisa jadi kabar ini belum tentu benar. (IB09/E06)

Baca juga: Saya Ketemu Didi Kempot di Balik Panggung, Dapat Wejangan Apa?