Usnawati Tak Menyangka Akan “Disasarkan” ke Suriah

Sempat menelepon sudah tiba di Turki, istri Zaenal Arifin mengaku tahu-tahu sudah berada di Suriah.

Usnawati Tak Menyangka Akan “Disasarkan” ke Suriah
Zaenal Arifin menunjukkan foto istrinya, Usnawati, buruh migran asal Lombok Tengah yang “disasarkan” ke Suriah. (Kanalntb.com)

Inibaru.id – Buruh migran asal Dusun Tunjang, Desa Persiapan Tunjang Sari, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Usnawati, meminta untuk dipulangkan. Dia meminta pertolongan suaminya agar segera dipulangkan dari Suriah.

Dilansir dari Antaranews, Senin (20/11/2017), Zaenal Arifin mengaku istrinya terus menangis dan meminta pulang ke Indonesia lantaran dirinya ternyata bekerja di Suriah. Alih-alih dipekerjakan di Arab Saudi seperti dijanjikan tekong yang memberangkatkannya, Usnawati ternyata dikirim ke daerah konflik tersebut.

"Terakhir ada 20 hari lalu saya berkomunikasi bersama istri melalui telepon, sekarang sudah tidak bisa," kata Zaenal Arifin, Senin (20/11).

Zaenal menceritakan, istrinya selalu dilanda ketakutan saban mereka berkomunikasi via telepon. Setiap hari istrinya harus mendengar suara ledakan bom.

Baca juga:
Gunung Agung Meletus, Masyarakat Diminta Tenang dan Waspada
Mama Papua pun Minta Jualan Online

"Pas di telepon itu minta pulang terus karena takut," ujarnya.

Zaenal mengungkapkan, Usnawati berangkat pada Agustus 2017 melalui Lombok Internasional Airport (LIA) menuju Jakarta, lalu ke Bogor. Sekitar 3-5 hari istrinya tinggal di Bogor, kemudian berangkat ke Turki melalui Jakarta.

“Pas (transit) di Malaysia dia menelepon akan berangkat ke Turki,” ungkap Zaenal, “Dia juga telepon saat berada di Turki.”

Namun, lanjut Zaenal, sekeluar dari pesawat, istrinya justru berada di Suriah, bukan di Arab Saudi seperti perkiraannya. Zaenal pun meminta perusahaan dan tekong yang memberangkatkan istrinya untuk memulangkan dia karena alasan keamanan.

Zaenal bahkan sudah berusaha mencari dan menelepon tekong yang memberangkatkan istrinya. Tekong itu mengaku akan memulangkan istrinya. Namun, hingga kini istrinya belum juga dipulangkan ke Indonesia.

Baca juga:
Selepas Meme dan Karangan Bunga, Tiang Listrik Dibuat Game
Destinasi Wisata di Jepang Ini Ramah Muslim

Akan Dipulangkan

Sementara, dilansir dari Kanalntb.com, Senin (20/11), Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Tengah H Masrun menegaskan, pihaknya siap membantu memulangkan Usnawati.

“Syaratnya keluarga harus segera mengajukan laporan ke dinas. Kalau tidak begitu, kami tidak bisa membantu sebagai dasar kami untuk berkoordinasi dengan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI), kementerian, dan pihak kedutaan,” kata dia.

Terhadap persoalan ini, Masrun berjanji akan memburu tekong yang mengirim Usnawati. Setelah ditemukan, pihaknya akan menyerahkan oknum itu ke kepolisian untuk diproses hukum.

“Ini namanya sudah penjualan orang. Kita harus memberikan efek jera pada tekong-tekong yang telah menelantarkan pahlawan devisa di negara orang,” tegasnya. (GIL/SA)