Usai Aurel Keguguran, Kini Warganet Soroti Konten Youtube Ayah Ria Ricis Meninggal

Usai Aurel Keguguran, Kini Warganet Soroti Konten Youtube Ayah Ria Ricis Meninggal
Konten video Youtube ayah Ria Ricis meninggal jadi sorotan warganet. (Youtube/Ricis Official)

Beberapa saat lalu, warganet mengkritik Atta Halilintar yang mengunggah konten Aurel keguguran. Kini, warganet juga menyoroti video-video tentang ayah Ria Ricis meninggal. Nggak etis?

Inibaru.id – Warganet Indonesia seperti nggak kehabisan bahan atau target untuk dikritik. Nah, kali ini yang jadi sorotan adalah Youtuber Ria Ricis. Kamu tahu sendiri kan beberapa saat lalu ayah Ria Ricis meninggal. Tapi, konten-konten video di kanal Youtube-nya dianggap nggak etis karena dianggap sebagai salah satu cara untuk mendulang untuk dari AdSense.

Sebenarnya, protes warganet ini mirip dengan apa yang dulu juga dilakukan saat istri dari Atta Halilintar, Aurel keguguran. Saat itu, banyak yang merasa tindakan Atta yang tetap menjadikan duka istrinya sebagai konten sebagai sesuatu yang sangat nggak pantas.

Yang menarik, kakak Ria Ricis, Oki Setiana Dewi sebenarnya juga mengunggah video yang isinya tentang kematian ayahnya. Namun, reaksi warganet kepada video Oki sangat berbeda. Hal ini disebabkan oleh nggak adanya satupun sisipan iklan di video Youtube tersebut sebagaimana di video-video yang diunggah oleh Ria Ricis.

Mendapatkan Tanggapan dari LIPI

Fenomena video-video konten kehidupan pribadi, termasuk hal-hal yang dianggap nggak etis untuk dijadikan konten layaknya kabar duka memang semakin sering muncul. Ada yang mengunggahnya di media sosial, ada juga yang mengunggahnya di kanal Youtube. Biasanya, dalih untuk mengunggah konten-konten tersebut adalah demi dokumentasi.

Hal ini ternyata mendapatkan tanggapan ahli dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Nina Widyawati. Perempuan yang ahli di bidang media ini menyebut fenomena menjadikan kehidupan pribadi sebagai konsumsi publik sebenarnya sudah ada sejak dulu. Tapi, belakangan ini jadi semakin masif karena era media sosial dan mudahnya akses internet.

Sebelumnya, konten Atta Halilintar tentang istrinya, Aurel keguguran juga dikritik warganet. (Instagram.com/@attahalilintar)
Sebelumnya, konten Atta Halilintar tentang istrinya, Aurel keguguran juga dikritik warganet. (Instagram.com/@attahalilintar)

Kalau di zaman dulu, yang disorot adalah kehidupan orang-orang terkenal atau berpengaruh seperti keluarga Kerajaan Inggris. Kalau sekarang, selebritas, influencer, atau orang-orang yang terkenal juga mengalami hal yang sama.

“Era sosial media, media sifatnya mass-self. Individu bisa memproduksi konten sekaligus mengonsumsinya,” terang Nina.

Dia memberikan contoh, konten Atta tentang istrinya yang keguguran cukup viral dan ditonton sampai sekitar 10 juta orang karena kanal Youtube-nya bahkan sampai mencapai 26,7 pengikut. Lantas, mengapa konten yang terkesan “remeh” dan nggak etis ini bisa sampai viral?

“Atta-Aurel sering memperlihatkan kehidupan bak keluarga kerajaan. Yang bahasa anak sekarang adalah sultan. Kehidupan ini menjadi mimpi banyak pengikutnya,” jelas Nina.

Meski begitu, Nina juga menyarankan konten kreator untuk lebih mempertimbangkan batasan apa saja hal yang sebaiknya nggak dibagikan ke publik.

Lantas, bagaimana dengan tanggapan Ria Ricis terkait dengan kritik tentang kontennya?

Tidak apa-apa, saya selalu adalah apa yang kalian nilai. Di mata orang yang nilai buruk, saya akan selalu buruk,” ucap Ria di akun Twitternya @RiaRicis.

Kalau menurutmu, konten Youtube ayah Ria Ricis meninggal ini apakah memang wajar atau nggak etis, Millens? (Lip,Kom/IB09/E05)