Pertama dalam Sejarah, Turnamen Pencak Silat Digelar di AS

Pertama dalam Sejarah, Turnamen Pencak Silat Digelar di AS
Pencak silat indah. (Kumparan.com/ANTARA FOTO/INASGOC/Melvinas Priananda)

Turnamen internasional pencak silat digelar di USA untuk pertama kalinya oleh USA Pencak Silat Federation dalam “USA Pencak Silat Open Tournament" di Amerika Serikat.

Inibaru.id - Turnamen pencak silat yang kali pertama diadakan di Amerika Serikat ini dibuka oleh Duta Besar RI untuk AS, Mahendra Siregar, di Kota Sterling, Virginia, Minggu (23/6/2019).

Dalam laman Kompas (24/6) pada siaran pers KBRI di Washington DC, selain datang dari negara bagian di AS, seperti Virginia, Maryland, dan New York, peserta juga berasal dari Singapura dan Jepang.

Pada turnamen ini kontingen Singapura yang dipimpin Ketua Federasi Silat Singapura Sheikh Alaudin bin Yacoob Marican membawa sekitar 30 atletnya. Mereka terdiri atas atlet juara dunia, juara Asian Games, juga juara SEA Games.

Nggak hanya itu, Ketua Asosiasi Pencak Silat di Jepang, Kyoko Soda juga turut hadir.

Dubes Mahendra, mengatakan dia sangat mengapresiasi turnamen ini dan mendukung penuh pengembangan pencak silat di Amerika Serikat.

"Saya berharap turnamen ini diselenggarakan setiap tahun, sehingga akan membuat pencak silat kita semakin populer di berbagai kalangan masyarakat di AS. KBRI Washington DC akan selalu memberikan perhatian besar terhadap pengembangan Pencak Silat di AS," ujar Mahendra.

Mahendra juga memuji atas mekanisme turnamen yang dinilai sangat berkualitas. Dia senang karena semua fasilitas menggunakan sistem elektronik.

Ketua penyelenggara Wona Sumantri menjelaskan, tujuan dari digelarnya turnamen ini nggak lain sebagai promosi pencak silat sekaligus upaya untuk memasukkan cabang olahraga pencak silat agar dapat dipertandingkan pada Olimpiade.

"Oleh sebab itu, kami akan menggelar turnamen ini setiap tahun," ujar Wona.

Agar semakin populer federasi juga bakal menggelar acara lain di AS, seperti mengadakan Festival Pencak Silat di Rockville, Maryland. Rencanya, festival bakal menampilkan lokakarya silat tradisional dan pertunjukan seni budaya Indonesia. Wah, jadi ikut bangga, deh! (IB30/E05)