Tren Skullbreaker Challenge Memakan Korban, Waspadai Bahayanya!
Schoolbreaker Challenge yang viral di TikTok memakan korban. (Narcity)

Tren Skullbreaker Challenge Memakan Korban, Waspadai Bahayanya!

Tren Skullbreaker Challenge menjadi permainan yang sangat bahaya untuk dilakukan. Permainan ini telah memakan korban dan orangtua diimbau untuk berhati-hati mengawasi anak-anaknya.

Inibaru.id – Saat ini di sosial media tengah viral sebuah tantangan berbahaya yang dilakukan oleh para remaja bernama Skullbreaker Challenge. Tantangan ini dilakukan oleh tiga orang yang berdiri sejajar, dua orang bakal melompat terlebih dahulu untuk memberikan contoh. Kemudian ketika orang yang ada di tengah melompat, kakinya akan dijegal hingga jatuh oleh dua orang yang mengapitnya.

Permainan ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban. Permainan yang tengah jadi trending di TikTok tersebut menewaskan seorang pelajar perempuan di Brasil setelah kepalanya terbentur. Juga menewaskan seorang remaja pria di UK.

Selain itu, di Miami, Florida, seorang pelajar SMA mengalami luka serius hingga dilarikan ke rumah sakit setelah meakukan Skullbreaker Challenge. Pelajar ini mengaku terpaksa melakukan permainan karena dirisak oleh kawan-kawannya.

"Saat aku lompat, aku ingat teman-temanku menendang kakiku, rasanya sungguh tak terkira," kata pelajar tersebut, Selasa (11/2).

Kejadian itu membuatnya harus dirawat di rumah sakit dan meski perawatan telah selesai, dia mengaku masih kesakitan. "Susah digambarkan rasa sakitnya, tidak cuma fisik, tetapi juga mental," ungkap dia.

Orangtua pelajar akhirnya melaporkan pihak sekolah Miami Dade County Public School District, Florida karena kasus itu. Dengan ditemani pengacara, jalur hukum dipilih orangtua tersebut, sekaligus si anak dipindahkan sekolah ke tempat yang lain.

Sanksi diberikan pula pada pelaku yang memaksa anak memainkan Skullbreaker Challenge. Pihak orangtua juga diimbau lebih bertanggung jawab lagi membimbing para anaknya terkait tontonan yang tengah viral di media sosial.

cuplikan skullbreaker challenge yang dilakukan oleh remaja. (The Sun US)
cuplikan skullbreaker challenge yang dilakukan oleh remaja. (The Sun US)

Di Indonesia, Skullbreaker Challenge ini mendapat kritikan keras pula dari warganet. Ellen Nugroho seorang praktisi Home Scooling dalam akun Facebook-nya menulis agar orang tua memberitahukan kepada anak-anak mereka.

Tren "skullbreaker challenge" dari Tik Tok yang sudah makan banyak korban remaja. Orangtua infokan ke anak-anak kalian: jangan mau diajak challenge in, dan jangan sekali-kali bikin kayak gini ke temannya. Sekolah-sekolah, jangan biarkan ini dilakukan di lingkungan kalian,” tulisnya.

Akun Anette Ellen turut menyebutkan berbagai bahaya dan risiko yang mungkin didapatkan korban.

“Beritahu anak-anak anda, ini BERBAHAYA dan JANGAN DILAKUKAN. Tulang punggung, tulang ekor, kepala, organ vital taruhannya. Sungguh BODOH!” pungkasnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Banten, Edy Sumardi turut menyoroti tren yang satu ini. Ia mengimbau agar masyarakat tak mengikuti challenge ini agar tak membahayakan keselamatan orang lain. Jika sampai memakan korban, Edy menuturkan pelakunya dapat diganjar dengan pasal 359 KUHP atau 360 KUHP.

Selalu bijak menggunakan sosial media dan hindari mengikuti challenge berbahaya ini ya, Millens! (NBC/MG26/E06) 

Tags :