Tren Busana Lebaran di Tengah Pandemi, Apa Kata Desainer Pinky Hendarto?

Tren Busana Lebaran di Tengah Pandemi, Apa Kata Desainer Pinky Hendarto?
Pinky Hendarto. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Pandemi corona yang bikin orang cemas dan waspada rupanya juga memengaruhi model pakaian yang bakal dipilih orang untuk merayakan Idulfitri kali ini. Selain model, warna apa sih yang jadi tren tahun ini?

Inibaru.id - Musim pagebluk bikin kondisi ekonomi kita ambruk. Cerita sedih di mana-mana, bahkan menjelang perayaan Idulfitri yang tinggal beberapa minggu. Saat-saat sekarang ini, mungkinkah orang masih berpikir tentang baju Lebaran?

Pertanyaan itu begitu mengusik saya dalam beberapa hari terakhir, bahkan saat bertemu Pinky Hendarto belum lama ini. Desainer gaun pesta asal Kota Semarang itu pun tampak begitu memikirkan tren Idulfitri tahun ini.

Menurut Pinky, sapaan karibnya, pandemi corona yang sedang berkecamuk di Indonesia dalam beberapa bulan ini telah menyebabkan tren fesyen mandek dan stagnan.

“Karena sebelum Ramadan sudah ada corona, ya pet (mandek),” tutur perempuan berambut sebahu tersebut.

Warna busana yang disukai. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Warna busana yang disukai. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Kalau pun ada tren, lanjutnya, fesyen itu bakal sangat menyesuaikan keadaaan, di antaranya terkait warna dan model busana yang hendak dipilih.

“Karena Lebaran harus tampil prima dan cantik, warna cantik yang umum dipilih," kata Pinky saat memberi tips warna bagi siapa pun yang pengin membuat atau membeli baju Lebaran. "Suasana gembira biasanya, ya, bunga-bunga atau warna cerah." 

Pinky menyebutkan, beberapa warna seperti warna milk, warna kulit, serta abu-abu, sedang diminati akhir-akhir ini. Kendati demikian, warna hitam, merah, dan putih, menurutnya selalu punya penggemarnya sendiri.

Sementara, untuk model busana, perempuan yang sudah terjun ke dunia fesyen selama 30 tahun ini menyarankan, sebaiknya kita memilih busana yang simpel dan nggak berlebihan. Hal ini berkaitan dengan kondisi pandemi yang bikin semua orang cemas dan waspada.

“Dalam suasana cemas, ya, pilih yang lebih praktis, bukan (busana) yang panjang dan mekrok (mengembang),” paparnya.

Fesyen Baju Rumahan

Pinky Hendarto saat berada di butiknya. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Pinky Hendarto saat berada di butiknya. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Alih-alih fesyen yang bakal dikenakan saat Lebaran, Pinky justru melihat tren fesyen yang sedang diminati saat ini adalah busana rumahan. Hal ini terkait dengan kebijakan pembatasan aktivitas sosial oleh pemerintah yang menyebabkan seseorang harus tetap tinggal dan beraktivitas di rumah.

“Baju yang nyaman di rumah sih (yang bakal ngetren), tapi yang bikin kumpul keluarga nggak membosankan; Misal daster, tapi harus tetep bagus,” ujar Pinky.

Selain baju, Pinky menambahkan, masker juga bakal menjadi tren fesyen di Indonesia. Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memakai masker membuat pelindung mulut itu nggak cuma jadi semacam kebutuhan, tapi juga keindahan.

Saya sepakat. Belakangan memang mulai banyak desainer yang menjual masker dengan motif unik, bentuk yang modis, dan nggak jarang dibikin senada dengan pakaian yang dikenakan. Perihal ini, Pinky mengaku butiknya juga mulai membuatnya.

Cerita yang menarik dari Mbak Pinky! Nah, buat kamu yang galau ber-Lebaran pakai baju apa, nggak ada salahnya mengikuti saran Pinky Hendarto. Atau, kamu punya ide busana sendiri? (Zulfa Anisah/E03)