Tinggal di Daerah Rawan? Tas Siaga Bencana Nggak Boleh Dilupakan

Tinggal di Daerah Rawan? Tas Siaga Bencana Nggak Boleh Dilupakan
Ilustrasi tas siaga bencana. (Orami)

Nggak ada yang tahu datangnya bencana. Sehingga nggak ada salahnya mempersiapkan tas siaga bencana. Lalu apa saja yang harus dipersiapkan?

Inibaru.id - Akhir-akhir ini Indonesia tengah dilanda berbagai musibah. Kebakaran, tanah longsor, banjir, gempa bumi, hingga gunung meletus terus mengepung. Selain itu, musibah seperti serta wabah penyakit juga masih kita hadapi hingga kini.

Menurut BNPB, potensi tsunami di Indonesia menempati peringkat tertinggi dari 265 negara yang disurvei PBB. Bahkan risiko ini lebih tinggi dari negara Jepang lo, Millens!

Nggak heran situasi seperti ini sering bikin khawatir. Selain pelatihan mitigasi bencana, kamu juga perlu mempersiapkan tas siaga bencana sebagai persiapan jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam.

Sebelum kamu mengepak tasmu, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

Utamakan MOKA

Bawa makanan seperti energy bar. (Buka review)
Bawa makanan seperti energy bar. (Buka review)

Tiap anggota keluarga wajib memiliki tas siaga bencana sendiri-sendiri. Kamu harus mengutamakan makanan, obat, alat komunikasi, dan air (MOKA) dalam tas siaga bencana miliimu.

Kamu bisa membawa energi bar yang ringan namun mengenyangkan atau makanan kaleng yang praktis. Selain itu bawalah obat-obatan pribadi, ponsel dengan simcard, serta air putih.

Pakaian dan Peralatan Pribadi

Bawa pakaian dan peralatan pribadi. (Beautynesia)
Bawa pakaian dan peralatan pribadi. (Beautynesia)

Kamu tentu perlu mengganti pakaian selama mengungsi. Namun selain pakaian, kamu juga perlu mengepak senter, korek api serta lilin, jas hujan dan topi, diaper, dan pembalut bagi perempuan.

Selain itu sertakan alat mandi, uang tunai, dan kopian surat-surat pribadi. Siapkan semua ini ketika tanda bencana bakal datang, misalnya hujan yang turun terus menerus.

Cek Secara Berkala

Cek isi tasmu secara berkala. (Ketahui.com)
Cek isi tasmu secara berkala. (Ketahui.com)

Beberapa barang di tasmu mungkin punya tanggal kedaluarsa. Untuk itu cek isi tas siaga bencana ini tiap 3 bulan sekali.

Kamu juga mungkin mengganti pakaian yang sudah nggak muat untuk bayimu. Untuk itu perlu memeriksa tas secara berkala untuk memastikan semua sesuai.

Komunikasi dengan Keluarga

Komunikasikan dengan keluarga. (Google)
Komunikasikan dengan keluarga. (Google)

Nggak cuma kamu yang perlu mempersiapkan tas siaga bencana sejak dini. Kamu juga harus memberi tahu keluarga pentingnya mempersiapkan tas siaga bencana sejak dini.

Selain itu, komunikasikan pula tempat berkumpul dan jalur evakuasinya serta sempatkan untuk berlatih agar nggak panik saat bencana terjadi.

Mumpung masih banyak waktu luang, yuk siapkan tas siaga bencana dari sekarang! (Mom/IB27/E05)