Tiga TNI Tewas, Kapuspen Konfirmasi Insiden Baku Tembak KKSB

Tiga TNI Tewas, Kapuspen Konfirmasi Insiden Baku Tembak KKSB
Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi mengonfirmasi serangan KKSB terhadap Personel Militer TNI. (Antara Foto/Hafidz Mubarak A)

Personel TNI yang tengah mengamankan proses pembagunan infrastruktur Trans Papua Wamena-Mumugu diserang Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) Kamis kemarin. Tiga anggota TNI meregang nyawa.

Inibaru.id - Insiden penyerangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) Papua pimpinan Egianus Kogoya terhadap personel militer TNI dikonfirmasi Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi.

"Ketika itu penyerangan terjadi pada pukul 08:00 WIT. Personel TNI tengah melaksanakan pengamanan dalam rangka proses pergeseran pasukan TNI yang sedang mengamankan pembangunan infrastruktur Trans Papua Wamena-Mumugu," kata Sisriadi.

Menurut Sisriadi sejumlah 25 pasukan TNI mendadak mendapat serangan nggak terduga oleh sekitar 50-70 orang KKSB bersenjata campuran, baik senjata standar militer maupun senjata tradisional seperti panah dan tombak.

"Pasukan TNI sebenarnya berhasil melakukan perlawanan hingga menguasai keadaan. Mereka bahkan sempat berhasil memukul mundur kelompok KKSB hingga mereka menghilang ke hutan," jelas Sisriadi.

Namun, lanjut dia, para prajurit kembali mendapat serangan dari KKSB. Kemudian pasukan TNI membalas sehingga helikopter berhasil mendarat dan proses evakuasi korban dapat berjalan dalam keadaan aman.

Dilansir melalui IDNTimes.com, Jumat (8/3) Sisriadi menjelaskan bahwa personel TNI diserang dengan kekuatan yang nggak berimbang. Pasukan TNI dari satgas Gakkum berkekuatan 25 orang. Sementara, kekuatan KKSB mencapai 50-70 orang.

Tiga prajurit TNI gugur. Mereka adalah Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin dan Serda Siswanto Bayu Aji. Selain dari pihak TNI, korban juga berjatuhan dari KKSB. Setidaknya 7-10 anggota KKSB meregang nyawa. Sayangnya, hanya satu jenazah anggota KKSB yang bisa diamankan TNI untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara yang lain sudah dibawa lari rekan-rekannya.

Dari pertempuran tersebut, lima pucuk senjata milik KKSB berhasil dirampas TNI.

Hingga saat ini belum ada keputusan di mana jenazah ketiga prajurit TNI itu akan dimakamkan.

"Pihak TNI masih menunggu konfirmasi dari masing-masing pihak keluarga. Mereka nantinya yang akan memutuskan apakah (jenazah) akan dimakamkan di Timika atau dibawa ke kampung halamannya," katanya.

Semoga kedamaian kembali menyelimuti negeri ini ya, Millens. (IB26/E05)